LAWAN Dewan Pengawas TVRI, Helmy Yahya Jadikan Mantan Wakil Ketua KPK Sebagai Kuasa Hukum

HELMY Yahya tak terima dicopot sebagai Direktur Utama TVRI. Ia merasa sudah berusaha maksimal mengembangkan lembaga penyiaran publik tersebut.

Helmy Yahya 

HELMY Yahya tak terima dicopot sebagai Direktur Utama TVRI.

Ia merasa sudah berusaha maksimal mengembangkan lembaga penyiaran publik tersebut.

"Saya kaget," katanya, merespons pemecatan oleh Dewan Pengawas TVRI di Restoran Pulau Dua, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020).

JOKOWI Minta ASN Pemerintah Pusat Pindah ke Ibu Kota Baru pada 2024, Ini Skenario dan Anggarannya

Helmy Yahya didampingi kuasa hukum yang juga mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra Hamzah.

Helmy Yahya didukung oleh lima direksi, yakni Direktur Teknik Supriyono, dan Direktur Program dan Berita Apni Jaya Putra.

Juga, Direktur Umum Tumpak Pasaribu, Direktur Pengembangan Usaha Rini Padmirehatta, dan Direktur Keuangan Isnan Rahmanto.

Jokowi: Mau Normalisasi Atau Naturalisasi, 14 Sungai di Jakarta Harus Segera Dilebarkan

"Mereka mendukung pembelaan saya," ujar Helmy Yahya.

Helmy Yahya sempat dimediasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Lalu, mencoba melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh DPR, kemudian mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Kementerian Sekretaris Negara.

Tak Akan Ikut Kampanye Anak dan Menantunya, Jokowi: Banyak Kerjaan

"Dan saya diminta untuk menyampaiakn pembelaan. Kami melakukan pembelaan serius," ucap Helmy Yahya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved