Breaking News:

Banjir Jakarta

Jokowi: Mau Normalisasi Mau Naturalisasi, Sungai di Jakarta Harus Dilebarkan dan Harus Dikerjakan

Jokowi: Mau Normalisasi Mau Naturalisasi, Sungai di Jakarta Harus Dilebarkan dan Harus Dikerjakan

twitter @jokowi
Jokowi tinjau proyek sodetan Kali Ciliwung. Ia meminta semua satu visi soal penanganan banjir Jakarta. Mau naturalisasi mau normalisasi sungai harus dilebarkan dan dikerjakan 

Ia menyebut, lebar Sungai Ciliwung saat ini sekitar 10 meter sampai 20 meter, yang hanya mampu menampung debit air 200 meter kubik per detik.

Padahal, saat musim hujan air bisa mencapai 570 meter kubik per detik.

"Sehingga harus dibesarkan kapasitas tampung kali (sungai) Ciliwung, termasuk sodetan alirkan 60 meter kubik per detik."

"Sehingga beban di Manggarai atau hilir akan lebih kecil," ulasnya.

"Presiden arahkan bahwa tetap lanjutkan, penanganan banjir di Jakarta," sambung Basuki.

Supaya Fasilitas di Alun-Alun Kota Tidak Cepat Rusak, Pemkot Depok akan Berlakukan Jam Operasional

Selain normalisasi Ciliwung, Basuki menilai diperlukan sodetan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan pembebasan lahannya.

"Dari 1,2 kilo meter, kami selesaikan 600 meter."

"Kalau untuk normalisasi, kami siapkan rusunnya untuk 800 KK (kartu keluarga) bisa kami pindahkan, kami siapkan di Pasar Rumput," paparnya.

Sedangkan untuk penanganan di hulu, kata Basuki, pemerintah pusat telah membangun dua bendungan di Sukamahi dan Ciawi, di mana saat ini pembebasan lahannya sudah lebih 95 persen selesai.

"Dua bendungan ini selesai 2020," ucap Basuki.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved