Melalui Pergub 142/2029 Dinas Lingkungan DKI Jakarta Optimistis Sampah Plastik Berkurang

Melalui Pergub itu Dinas Lingkungan DKI Jakarta optimistis jumlah sampah plastik bakal berkurang sekitar 14 persen.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Penanganan tumpukan sampah plastik di bibir Pantai Cilincing, Jakarta Utara, Senin (16/12). 

Peraturan Gubernur DKI Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan dan Pasar Rakyat akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Melalui Pergub itu Dinas Lingkungan DKI Jakarta optimistis jumlah sampah plastik bakal berkurang sekitar 14 persen. Hingga kini, DKI sedang menyosialisasikan wacana pelarangan kantong plastik itu kepada masyarakat sebelum aturan diberlakukan pada awal Juli 2020.

“Penelitian kami komposisi sampah plastik kan sumbang 14 persen (dari 7.000 ton sampah per hari). Itulah yang ingin kami tekan jumlahnya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, Jumat (17/1/2020). Andono mengatakan, pengurangan memakai kantong plastik bagi masyarakat cukup sulit. Namun demikian, hal itu harus digiatkan demi Jakarta terbebas dari persoalan sampah yang sulit terurai seperti plastik.

Kepengin Dikenal di Internasional, Arief Wismansyah Tak Masalah Disebut Wali Kota Gila Festival

Pantai Cikaya Bakal Jadi Spot Wisata Baru Pulau Karya untuk Tarik Wisatawan

“Ini bukan persoalan mudah, kami kan ingin mengubah kebiasaan lama masyarakat yang awalnya memakai kantong plastik menjadi memakai kantong belanja yang ramah lingkungan,” katanya.
Selain ramah lingkungan karena mudah terurai, kantong berbahan kain juga dapat dipakai berkali-kali.

Hal inilah yang membuat Pemprov DKI Jakarta mendorong warganya untuk memakai kantong plastik ramah lingkungan. “Kami berusaha, jangan melangkah dengan pesimistis kan. jadi untuk pekerjaan perbaiki lingkungan perlu dimulai, dan konsisten,” ujarnya.

Ramah lingkungan

Meski terbilang sulit, namun dia yakin tetap bisa diimplementasikan. Andono mencontohkan saat kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Jalan Sudirman-Thamrin belum lama ini. Masyarakat sempat tak membayangkan pemerintah akan menutup ruas jalan protokol tersebut.

Cegah LGBT, Orang Tua Diimbau Dampingi Anak Saat Nonton Televisi atau Main Sosmed

Striker Real Madrid Karim Benzema Bergairah

Kenyataannya setiap hari Minggu, kegiatan itu rutin digelar pemerintah daerah. “Dulu siapa yang bisa membayangkan menutup Jalan Sudirman-Thamrin, jadi intinya sekarang nggak bisa ditanya di awal (hasil pengurangan sampah plastik), yang penting kami fokus karena ada contoh baik yang ternyata bisa kami lakukan,” jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta melarang masyarakat untuk memakai kantong plastik mulai Juli 2020. Payung hukum yang dikeluarkan berupa Pergub 142/2019. Payung hukum itu telah diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 27 Desember 2019. Bahkan, aturan itu telah diterbitkan pada 31 Desember 2019.

Istri Diego Simeone, Carla Pereyra, Ternyata Pandai Melukis Diri

VIDEO: Orang Tua Angkat Gadis Kembar Tak Berani Jujur Karena Takut Ditinggal Anak Semata Wayang

“Pergub sudah diteken Pak Gubernur dan sudah diterbitkan untuk disosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Andono. Andono mengatakan, aturan itu mewajibkan kepada pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar tradisional agar memakai kantong belanja ramah lingkungan.

Bahkan pengelola perbelanjaan wajib memberi informasi soal kantong belanja ramah lingkungan dan menghindari pemakaian kantong plastik yang hanya sekali pakai. “Pelaku usaha harus menyediakan kantong belanja ramah lingkungan secara tidak gratis. Harapannya warga bisa beralih memakai kantong belanja ramah lingkungan,” jelasnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved