Korupsi di PT Asabri

Dugaan Korupsi Asabri Ditangani Polisi, Mahfud MD Bilang Polri Merasa Punya Tanggung Jawab Moral

MENKO Polhukam Mahfud MD mengatakan, dugaan korupsi di PT ASABRI yang bernilai lebih dari Rp 10 triliun, kini sudah ditangani kepolisian.

Dugaan Korupsi Asabri Ditangani Polisi, Mahfud MD Bilang Polri Merasa Punya Tanggung Jawab Moral
ISTIMEWA
Asabri 

MENKO Polhukam Mahfud MD mengatakan, dugaan korupsi di PT ASABRI yang bernilai lebih dari Rp 10 triliun, kini sudah ditangani kepolisian.

Ia mengatakan, selain tidak boleh ada tumpang tindih lembaga dalam menangani sebuah kasus, kepolisian juga merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap warganya.

Karena, katanya, polisi juga menjadi peserta asuransi sosial perusahaan pelat merah tersebut.

Pengamat Bilang Banjir Jakarta 1 Januari 2020 Bukan Kiriman, Ini Buktinya

"Sekarang masih diperiksa polisi, dan polisi memang merasa bertanggung jawab secara moral atas itu," kata Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

Menurut datanya, saat ini setidaknya ada 600 ribu anggota kepolisian yang menjadi peserta asuransi sosial tersebut.

Sedangkan sisanya, sekira dari 340 ribu sampai 380 ribu lainnya, berasal dari institusi TNI.

Pria Disekap Teman Kantornya karena Gelapkan Uang Perusahaan, Makan Sehari Sekali dan Disundut Rokok

"Karena dari 940 (ribu) atau 980 (ribu) prajurit TNI-Polri, 600 (ribu)-nya itu Polri. Sehingga Polri juga merasa harus melindungi warganya," papar Mahfud MD.

Mahfud MD juga meminta prajurit TNI dan Polri tidak khawatir terhadap dana asuransi mereka yang tersimpan di PT ASABRI.

Mahfud MD mengatakan, negara berkesimpulan dana tersebut saat ini dalam kondisi stabil.

Tawuran di Tanjung Duren Disiarkan Live Streaming, 10 dari 16 Tersangka Masih Bau Kencur

Ia pun mengatakan negara masih menjamin dana tersebut, dan pemerintah akan menyelesaikan kasus dugaan korupsi di tubuh PT Asabri tersebut dengan baik.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved