Breaking News:

Ketenagakerjaan

Buka Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta, Anies Bacakan Pidato Menaker

Kegiatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 mengambil tagline ‘Nyok Kita Kerja Selamat’.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Fred Mahatma TIS
PPID DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi Inspektur Upacara Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020) pagi. 

“Pada usia setengah abad, Undang-Undang ini menghadapi tantangan-tantangan baru dalam dunia ketenagakerjaan. Salah satu di antaranya adalah revolusi industri...”

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi Inspektur Upacara sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020.

Kegiatan dengan tagline ‘Nyok Kita Kerja Selamat’ ini digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jalan HR. Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (17/1/2020) pagi.

Anies Baswedan: Penerapan K3 pada Revolusi Industri 4.0 Masih Hadapi Banyak Tantangan

Wisuda TA 2018/2019, Rektor UKI : Tingkatkan Kemampuan Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Dunia Penerbangan Indonesia Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Saat bertindak menjadi Inspektur Upacara, Anies membacakan pidato Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.

Saat itu Anies mengatakan peringatan Hari K3 Nasional Tahun 2020 merupakan momentum yang strategis dan bersejarah.

Hal ini mengingat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja telah mencapai usia 50 tahun.

“Pada usia setengah abad, Undang-Undang ini menghadapi tantangan-tantangan baru dalam dunia ketenagakerjaan. Salah satu di antaranya adalah revolusi industri,” kata Anies di lokasi pada Jumat (17/1/2020) pagi.

Kata Anies, Kementerian Ketenagakerjaan mengambil tema ‘Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi’.

Upaya ini dilakukan untuk menyesuaikan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan adanya inovasi, otomatisasi, super komputer, kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan fleksibilitas pola kerja yang telah membawa perubahan ekonomi berbasis digital.

“Pemerintah (pusat) saat ini memiliki tujuh agenda prioritas yang tertuang dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). Dua di antaranya adalah meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, serta memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar,” ujar Anies.

Dia mengatakan, dalam agenda peningkatan kualitas SDM, perlu pemahaman K3 yang komprehensif bagi SDM di perusahaan.

Tujuannya untuk memastikan pekerjaan yang memiliki risiko dikerjakan dengan aman. Implikasinya, dapat menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, efisien dan produktif.

Sebagai contoh dalam proyek pembangunan infrastruktur yang dikerjakan pemerintah.

Proyek yang diarahkan untuk menghubungkan kawasan produksi dengan pasar dalam rangka memperluas kesempatan kerja dan mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat ini harus didukung dengan penerapan K3, sehingga dalam kegiatannya tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved