Kesehatan

Awas Jatuh Miskin Akibat Penyakit Tidak Menular Berikut Ini, Yuk Hidup Sehat Mulai Sekarang

Diabetes menjadi ancaman nyata bagi anak-anak Indonesia melihat maraknya iklan minuman manis kemasan yang tidak diregulasi dan menyasar anak-anak.

Awas Jatuh Miskin Akibat Penyakit Tidak Menular Berikut Ini, Yuk Hidup Sehat Mulai Sekarang
KOMPAS.com
ILUSTRASI Mengonsumsi sayuran. 

Terutama karena mereka berisiko lebih besar terpapar produk berbahaya, seperti tembakau, atau praktik diet yang tidak sehat, dan memiliki akses terbatas ke layanan kesehatan.

Dalam pengaturan sumber daya yang rendah, biaya perawatan kesehatan untuk PTM dengan cepat menghabiskan sumber daya rumah tangga.

Biaya PTM yang selangit, termasuk perawatan yang seringkali panjang dan mahal serta hilangnya pencari nafkah, memaksa jutaan orang jatuh miskin setiap tahun dan menghambat pembangunan.

Dukungan pemerintah

Dr. Anna Ulfah Rahajoe, FIHA, Sp.JP(K), Ketua Komite Aliansi Penyakit Tidak Menular Indonesia mengatakan, ada banyak faktor risiko yang belum bisa ditanggulangi dengan baik, seperti kurang aktivitas fisik, kurang konsumsi sayur dan buah, obesitas, merokok, dan konsumsi alkohol.

Ia juga mendorong Pemerintah untuk lebih mendukung pencegahan penyakit tidak menular sejak dini.

Beberapa di antaranya melaksanakan rekomendasi Sidang Kesehatan Dunia (World Health Assembly- WHA) nomer pasal 69.9 (2016) dan WHA 71.9 (2017) untuk melarang kampanye segala produk makanan dan minuman kepada bayi dan anak di bawah umur tiga tahun.

Pemerintah juga perlu meratifikasi Frame Work Convention on Tobacco Control dan mengoptimalkan program pencegahan penyakit tidak menular yang telah ada.

Apalagi jika tiap orang juga secara sadar mau mengubah menjadi lebih sehat.

Kementerian Kesehatan juga telah mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Jadi jangan tunda melaksanakan Germas, agar kita tidak termasuk orang yang 'mengundang' penyakit.

7 Pilar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)

1. Melakukan aktivitas fisik. Berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
2. Budaya konsumsi buah dan sayur. Konsumsi buah 3-5 porsi setiap hari.
3. Tidak merokok.
4. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
5. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Cek tiap 6-12 bulan sekali, yakni: cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, cek darah lengkap, lingkar perut, dan leher rahim (untuk perempuan)
6. Menjaga kebersihan lingkungan.
7. Menggunakan jamban (Sumber: Kemenkes RI)

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved