Banjir dan Longsor di Bogor

UPDATE Bantuan Logistik dari WOM Finance buat Korban Bencana di Bogor

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa beberapa kecamatan di wilayah barat, Kabupaten Bogor, mengusik rasa empati elemen masyarakat

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Istimewa
Koordinator WOM Finance cabang Leuwiliang, Kurniawan, menyerahkan bantuan logistik kepada H.Deden, Kepala Dusun Rancabakti. 

BOGOR, WARTAKOTALIVE.COM - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa beberapa kecamatan di wilayah barat, Kabupaten Bogor, mengusik rasa empati elemen masyarakat, tanpa terkecuali korporasi, salah satunya PT. Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk atau WOM Finance.

“Bantuan dari perusahaan kita distrubsikan kepada korban bencana tanah longsor di Kampung Rancabakti, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung,” kata Deputy Business Head WOM Finance Regional Jawa Barat, Tasrif HM Saleh kepada wartawan Rabu (15/1).

Bantuan logistik tersebut, kata Tasrif, bentuk rasa empati perusahaan WOM kepada korban bencana alam yang terjadi di awal tahun 2020 itu.

“Bantuan ini bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya yang tertimpa musibah,” ujarnya.

WOM, kata Tasrif, sebagai perusahaan atau lembaga pembiayaan non-bank dalam menjalankan bisnisnya berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Makanya, ketika menerima informasi, wilayah barat Kabupaten Bogor, terkena bencana, perusahaan langsung bergerak dengan mengirimkan bantuan.,” katanya.

Ketika ditanya bentuk bantuan logistik yang disalurkan, Tasrif menjelaskan, bantuan terdiri dari bahan makanan, minyak goring, beras dan perlengkapan tidur, seperti tikar plastik, handuk dan selimut.

“Bantuan logistik kami salurkan melalui perwakilan perusahaan cabang Leuwiliang  dengan Koordinator Kurniawan, Branch Head WOM Finance Leuwiliang, yang kemudian diserahkan kepada H.Deden, Kepala Dusun Rancabakti,” imbuhnya.

Tasrif berharap, bantuan logistik dari perusahaan itu meringankan beban korban bencana, apalagi Kampung Rancabakti, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, dampak kerusakannya cukup parah.

“Kami berharap, masyarakat Rancabakti bisa bangkit dan kembali beraktivitas,” tuturnya. (akn)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved