Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kota Depok Tak Ramah Difabel dan Lansia, Mantan Pengurus DPP PKS Mantap Maju di Pilkada Depok

Kontestasi Pilkada Depok 2020 makin seru saja dengan banyaknya para calon yang memberanikan diri untuk merebut kursi orang nomor satu di Depok ini.

Warta Kota
Rama Pratama saat berfoto bersama para pendukung dan tim kampanye nya seusai acara deklarasi dirinya sebagai Calon Wali Kota Depok di Grand Depok City, Sukmajaya, Depok, Rabu (15/1/2020). 

Kontestasi Pilkada Depok 2020 makin seru saja dengan banyaknya para calon yang memberanikan diri untuk merebut kursi orang nomor satu di Depok ini.

Tak hanya para partai politik yang berduyung-duyung melempar nama-nama bakal calonnya, tapi bakal calon yang dari independen maupun belum terikat pada parpol manapun turut meramaikan bursa bakal calon pemimpin Depok.

Seorang diantaranya adalah Rama Pratama, bagi warga Depok atau mereka yang melintas di jalan-jalan di Kota Depok, mungkin tak asing lagi dengan nama tersebut.

Sebab, Rama sudah mulai mengenalkan diri dengan memasang gambar dirinya beserta tagline Segarkan Depok di sebuah bilboard yang dipampang di jalan-jalan besar di Kota Depok, Jalan Margonda Raya misalnya.

Diusung Mama Pede Maju Pilkada Depok, Sekda Mengaku Belum Kenal

Rama Pratama pernah jadi pengurus DPP PKS -  Partai Keadilan Sejahtera.

Meski kini dirinya mengaku belum mendapatkan dukungan dari satu parpol pun, namun dirinya memberanikan diri untuk mengisi daftar sebagai bakal calon Wali Kota Depok.

"Saya tidak berniat maju dari independen, tapi optimistis (bisa mencalonkan diri) dengan memantaskan diri terhadap partai politik," kata Rama saat mendeklarasikan dirinya di di Grand Depok City, Sukmajaya, Rabu (15/1/2020).

Ketua Senat Mahasiswa UI 1998 ini mengatakan, Kota Depok harusnya bisa lebih baik lagi dan dapat menjadi kota segar dan nyaman bagi warganya.

Agar Tidak Terjadi Kecurangan Money Politik, Wakil Wali Kota Dukung KPK Awasi Pilkada Depok 2020

Deklarasi yang dilakukan jelas Rama, karena berangkat dari keresahan serta kegelisahan dirinya selama 33 thaun tinggal di Kota Depok.

"Saya sudah sering berdialog berbagai pihak. Alhamdulillah, dialog itu terus bergulir. Warga Depok juga mulai mendukung saya untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota,” tuturnya.

Sebagai warga Depok, Rama Prataman mengaku kota yang menjadi saksi perjalanan pendidikannya sebagai Mahasiswa UI ini tak ramah bagi difabel dan lansia.

Pedestrian yang tak tertata rapih serta carut marutnya lalu lintas di Kota Depok, serta pembangunan perumahan yang menjadikan Depok gersang menjadi beberapa faktor yang turur membuatnya resah.

"Padahal kota ini memiliki banyak sekali potensi namun potensi tersebut seolah telah tersia-siakan sekian lama. Potensi dan kebaikan yang semestinya dihimpun dan optimalkan," katanya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved