Breaking News

BREAKING NEWS: Napi Pencabulan Tewas Gantung Diri di Lapas, Ditemukan Cairan Ini

Seorang narapidana kasus pencabulan di Lapas Pemuda Tangerang tewas mengenaskan pada Kamis (16/1/2020).

BREAKING NEWS: Napi Pencabulan Tewas Gantung Diri di Lapas, Ditemukan Cairan Ini
Istimewa
Napi pencabulan Tangerang tewas mengenaskan dengan bercak Sperma Berceceran 

Seorang narapidana kasus pencabulan di Lapas Pemuda Tangerang tewas mengenaskan pada Kamis (16/1/2020).

Polisi menduga napi pencabulan tewas dengan cara gantung diri.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Abdul Rachim.

Ia menjelaskan korban diketahui berinisial DR (26).

"Korban pertama kali ditemukan sipir dalam keadaan gantung diri tadi pagi," ujar Rachim kepada Warta Kota, Kamis (16/1/2020).

Napi pencabulan Tangerang tewas mengenaskan dengan bercak Sperma Berceceran
Napi pencabulan Tangerang tewas mengenaskan dengan bercak Sperma Berceceran (Istimewa)

Menurutnya, korban gantung diri menggunakan kain sarung.

Sarung tersebut diikatkan ke leher dan ventilasi di Blok Isolasi F05.

"Jadi, lehernya sudah terikat dengan kain sarung warna hijau," ucapnya.

Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan itu.

Petugas telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) atas meninggalnya korban.

"Hasil olah TKP terdapat cairan sperma yang keluar pada alat kelamin korban," kata Rachim.

Jenazah korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Korban merupakan warga Neglasari, Kota Tangerang yang mendekam di Lapas Pemuda Tangerang karena divonis hukuman 9 tahun penjara atas kasus pencabulan.

"Dia sudah menjalani hukuman 3 tahun penjara," ungkapnya. (dik)

DISCLAIMER BERITA BUNUH DIRI: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah menghubungi kesehatan jiwa di rumah sakit terdekat.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved