OTT KPK

Sepekan Setelah Harun Masiku ke Singapura, KPK Baru Minta Imigrasi Mencegahnya ke Luar Negeri

KPK mengirimkan surat kepada Ditjen Imigrasi Kemenkumham, untuk mencegah caleg PDIP Harun Masiku bepergian ke luar negeri.

Sepekan Setelah Harun Masiku ke Singapura, KPK Baru Minta Imigrasi Mencegahnya ke Luar Negeri
KPU
Harun Masiku 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan surat kepada Ditjen Imigrasi Kemenkumham, untuk mencegah caleg PDIP Harun Masiku bepergian ke luar negeri.

Surat permintaan cegah ini dilayangkan KPK pada Senin (13/1/2020) kemarin, terkait penyidikan kasus dugaan suap penetapan PAW anggota DPR yang menjerat Harun Masiku sebagai tersangka.

"(Surat) Per kemarin ya Hari Senin," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

MPR-KPK Sepakat Berantas Korupsi Tak Boleh Gaduh, Intinya Selamatkan Uang Negara, Bukan Kejar Orang

Ditjen Imigrasi menyebut Harun Masiku meninggalkan Indonesia menggunakan pesawat, melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 6 Januari 2020.

Dengan demikian, Harun Masiku telah berada di Negeri Singa dua hari sebelum KPK melancarkan OTT terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan tujuh orang lainnya pada Rabu (8/1/2020) lalu.

Berdasarkan informasi dari Imigrasi, hingga saat ini belum ada informasi lalu lintas Harun Masiku kembali ke Indonesia.

KIVLAN Zen Mengaku Sampai Jual Rumah, Mobil, dan Mengontrak Saat Bentuk Pam Swakarsa Tahun 1998

Ali menyatakan, permintaan cegah ke Ditjen Imigrasi ini bukan hanya untuk mencegah seseorang bepergian ke luar negeri.

Dengan surat permintaan itu, KPK dengan bantuan Ditjen Imigrasi dapat memonitor lalu lintas Harun Masiku atau pihak lainnya.

"Pencegahan untuk memonitor keluar masuknya lalu lintas orang, dari kita dari dalam (negeri) untuk keluar (negeri)," katanya.

Bacakan Eksepsi, Kivlan Zen Sebut Dirinya Dikriminalisasi untuk Imbangi Kecurangan Pilpres 2019

Meski diketahui kabur sebelum OTT terjadi, KPK hingga saat ini belum meminta Polri menetapkan Harun Masiku sebagai buronan, dan memasukan namanya dalam daftar pencarian orang.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved