Breaking News:

Revitalisasi Trotoar

Pemprov DKI Jakarta Batalkan Proyek Revitalisasi Trotoar di Sabang pada 2020

Pemprov DKI Jakarta Batalkan Proyek Revitalisasi Trotoar di Sabang pada 2020. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Panji Baskhara Ramadhan
Jalan Sabang, Jakarta Pusat. 

DINAS Bina Marga DKI Jakarta memastikan proyek revitalisasi trotoar di Kawasan Sabang, Jalan H Agus Salim, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat pada 2020 telah dibatalkan.

Alasannya Pemprov DKI Jakarta lebih mengutamakan penataan trotoar yang terintegrasi dengan angkutan umum.

“Sabang belum, dulunya kami mau ngambil (penataan) di Kebon Sirih-Sabang, tapi sekarang kami fokus (penataan trotoar) yang integrasi antar moda transportasi dulu seperti di Cipete dan Antasari,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho pada Rabu (15/1/2020).

Terungkap Dana Penanganan Banjir Jauh Lebih Kecil Dibanding Penataan Trotoar, Pemprov Tak Serius?

Menurut dia, penataan trotoar di Kebon Sirih-Sabang akan dimasukan ke dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) pada 2021 mendatang. Karena itu, penataan trotoar di sana pada 2020 belum menjadi prioritas pemerintah.

“Nanti konsep pembangunannya complete streets jadi lengkap ada jalur sepeda, trotoar, tanaman, PJU (penerangan jalan umum) dan sebagainya,” ujar Hari.

Nantinya revitalisasi trotoar di sana akan dilengkapi oleh pedagang kaki lima (PKL). Hanya saja trotoar yang dilengkapi PKL memiliki dimensi lebar di atas lima meter, sehingga tidak mengganggu pejalan kaki yang melintas di sana.

“Nanti PKL yang koordinir dari Perumda Pasar Jaya, dan itu tidak boleh menetap atau permanen. Seperti model kotak begitu lapaknya dan tidak ada aktivitas memasak dan pembuangan air,” jelasnya.

Pengerjaan Trotoar di Kawasan Kembangan Diprediksi Alami Keterlambatan Tampak Tidak Kunjung Beres

Hari memprediksi bakal ada tujuh sampai delapan titik penataan trotoar itu yang akan dilengkapi PKL. Hingga kini, Dinas Bina Marga DKI dengan dinas lainnya tengah mengkaji secara mendalam untuk menentukan titik yang akan diisi oleh PKL.

“Terkait penetapan PKL melalui Peraturan Gubernur dan penetapannya oleh Wali Kota, sementara keberadaan PKL harus ada rekomendasi kami, ini boleh atau tidak,” ungkapnya. 

Cihuy Anies Untuk Trotoar Cikini

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved