Gaya Hidup

Menolak Tua, Sosialita dan Artis Rela Rogoh Kocek Sampai Miliaran Rupiah Untuk Suntik Sel Punca

Meski merogoh kocek cukup dalam, perempuan dan pria kalangan atas tertarik menggunakan stem cell agar kulit menjadi lebih cerah, putih dan kencang.

Menolak Tua, Sosialita dan Artis Rela Rogoh Kocek Sampai Miliaran Rupiah Untuk Suntik Sel Punca
Kompas.com
Ilustrasi riset sel punca. Meski merogoh kocek cukup dalam, perempuan dan pria kalangan atas tertarik menggunakan stem cell agar kulit menjadi lebih cerah, putih dan kencang. 

Sebagai pusat bisnis dan pemerintahan, Jakarta menjadi tempat tinggal para perempuan kalangan atas yang terdiri dari istri pengusaha, pejabat, artis, hingga ekspatriat.

Selaras dengan pergaulan dan gaya hidup, penampilan menjadi salah satu modal utama. Mereka mencari tempat perawatan kecantikan tubuh.

Apalagi klinik kecantikan saat ini banyak menawarkan berbagai jenis perawatan yang bisa menambah keindahan kulit maupun membentuk tubuh menjadi lebih menarik.

Ilustrasi suntik
Ilustrasi suntik (Shutterstock)

Belakangan kembali marak penggunaan sel punca sebagai metode mencegah penuaan pada kulit.

Penggrebekan polisi yang dilakukan di Hubsch Clinic, salah satu klinik yang menawarkan pelayanan terapi sel punca ilegal di Kemang, Jakarta Selatan, membuat publik bertanya aturan penggunaan sel punca untuk kecantikan.

Di Indonesia, belum diatur penggunaan sel punca untuk keperluan kecantikan.

Di Klinik Kecantikan DMK, dengan Enzim Wanita Bisa Cantik Tanpa Merasa Sakit, Tak Ada Efek Samping

Ini yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Klinik Kecantikan

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 32 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Sel Punca dan atau Sel hanya ditulis penjelasan sel punca, aturan penyelenggaraan sel punca, pelayanan dan penggunaan.

Dalam Bab III atau Bab Pelayaan, disebutkan dalam Pasal 4 bahwa (1) Pelayanan Sel Punca dan/atau Sel hanya dapat dilakukan untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

Sel punca dilarang digunakan untuk tujuan reproduksi untuk pembuatan individu baru.

Di Bab IV, disebutkan penggunaan sel punca hanya dipakai untuk pelayanan terapi standar dan penelitian berbasis pelayanan terapi, serta dilakukan tenaga kesehatan kompeten dalam sel punca.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved