Aksi OPM

Proyektil Peluru yang Bersarang di Paha Kiri Anggota Brimob Sebabkan Patah Tulang

Anggota Brimob Polda Maluku, Bharatu Luki Darmadi mengalami luka tembak saat menjalankan tugasnya di sekitar Bandara Kenyam, Nduga, Papua, oleh KKB.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati Kombes Yayok Witarto saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/1/2020) 

Anggota Brimob Polda Maluku, Bharatu Luki Darmadi mengalami luka tembak saat menjalankan tugasnya di sekitar Bandara Kenyam, Nduga, Papua, oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati Kombes Yayok Witarto menyatakan, Luki yang sejak Minggu (12/1/2020) lalu, dirujuk ke S Polri, mengalami luka yang cukup parah di bagian paha kiri.

"Tulang pahanya patah, paha kiri. Harus pakai alat pembantu nanti kalau sudah pulih," ungkap Yayok di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/1/2020).

Patahnya tulang paha kiri Luki disebabkan oleh proyektil peluru yang bersarang setelah ditembakkan oleh KKB.

Meski begitu, kondisi Luki kini perlahan membaik setelah tim dokter dari RS Polri Kramat Jati melakukan operasi pengangkatan sisa proyektil dan reposisi bagian tulang Luki pada Senin (13/1/2020) kemarin.

 TARIK Ancamannya, Trump Akan Tunduk pada Hukum Internasional Terkait Target Situs Iran

 Aa Gym Mengungkap Gubernur DKI Adalah Orang Sangat Beruntung Selalu Diserang dan Tidak Pernah Dipuji

 Sule Ancam Tuntut Balik Teddy Soal Tudingan KDRT Lina Zubaedah, Pengacara Rizky Febian: Tak Etis

 Pertanyaan Ibunya Kepada Reynhard Sinaga, Mengapa Kamu Simpan Foto dan Video Itu di Ponselmu

"Dikepalai oleh tim dokter Orthopedi. Besoknya hari senin dilakukan tindakan operasi, karena ada trauma atau luka di daerah paha," kata Yayok.

Yayok menuturkan Luki yang dirujuk dari Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) ke RS Polri Kramat Jati kini dipindah ke ruang rawat inap VVIP Gedung Promoter.

"Sudah dipindahkan, sekarang dirawat di ruang VVIP Promoter. Jadi kondisinya sudah relatif stabil masih menunggu proses pemulihan," ucapnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved