Harun Masiku Buron, Wasekjen Partai Demokrat Rachlan Nasidik : Partai Banteng Bukan Kaleng-kaleng

Harun Masiku buron ke Singapura, Wasekjen Partai Demokrat Rachlan Nasidik : Partai Banteng bukan kaleng-kaleng. Dua hari sebelum OTT Harun sudah buron

Harun Masiku Buron, Wasekjen Partai Demokrat Rachlan Nasidik : Partai Banteng Bukan Kaleng-kaleng
Kolase Warta Kota
Harun Masiku dan Wahyu Setiawan 

Buronnya Harun Masiku, tersangka kasus dugaan suap yang melibatkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan disesalkan banyak pihak.

Buronnya politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dinilai sebagai kegagalan aparat.

Sebagian lainnya, sukses buronnya Harus Masiku karena pengaruh PDIP terhadap pemerintahan Joko Widodo saat ini.

Terlepas dari beragam prasangka tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Rachland Nashidik berpendapat nyinyir atas buronnya Harun Masiku ke Singapura.

Pendapat nyinyir itu disampaikan Rachland lewat akun twitternya @RachlanNashidik; pada Selasa (14/1/2020).

Dalam postingannya, Rachland yang menyebut PDIP sebagai Partai Banteng itu bukan merupakan partai kaleng-kaleng.

Pasalnya, tercatat sebelum Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) hingga menangkap Wahyu Setiawan, Harun Masiku sudah buron.

"Dua hari sebelum OTT, Harun sudah kabur," tulis Rachland.

Janggalnya Upaya PAW Harun Masiku, Sejak Awal PDIP Berjuang Mati-matian demi Eks Kader Demokrat Itu

Terungkap Keberadaan Harun Masiku Dipastikan di Luar Negeri pada Saat Dua Hari Sebelum Ditangkap KPK

Selain itu, bukti PDIP bukan partai kaleng-kaleng juga dibuktikannya dari kesepakatan antara penyidik KPK dengan pengurus PDIP.

Kesepakatan tersebut antara lain jadwal penggeledahan kantor Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Dewan pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Penggeledahan yang dilakukan oleh Penyidik KPK itu diketahui membutuhkan persetujuan dari Dewan Pengawas KPK.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved