Perang AS Vs Iran

Donald Trump Keluarkan Izin AS Bunuh Komandan Pasukan Quds Qasem Soleimani Sejak 7 Bulan Lalu

PRESIDEN AS Donald Trump Presiden AS dilaporkan sudah mengizinkan pembunuhan terhadap jenderal Iran Qasem Soleimani sejak tujuh bulan lalu.

www.thenation.com
PRESIDEN AS Donald Trump 

Ketika pertama menjabat pada 2017, Presiden AS Donald Trump sebenarnya sudah mendapat pengarahan dari Mike Pompeo yang saat itu adalah Direktur CIA terkait sepak terjang Jenderal Iran Qasem Soleimani.

PRESIDEN AS Donald Trump Presiden AS dilaporkan sudah mengizinkan pembunuhan terhadap jenderal Iran Qasem Soleimani sejak tujuh bulan lalu.

Pernyataan itu disampaikan oleh lima orang sumber pemerintah, baik yang aktif maupun sudah mantan, seperti dilaporkan Sky News, Senin (13/1/2020).

Dalam pernyataan sumber, izin pembunuhan terhadap Jenderal Qasem Soleimani itu muncul sejak tujuh bulan, tepatnya Juni 2019, dengan Trump yang akan memberikan keputusan akhir.

Pemimpin Terkuat Kedua Iran Qasem Soleimani Tewas, Parlemen Irak Serukan Agar Pasukan AS Diusir

Jenderal Qasem Soleimani Tewas Dirudal AS, Penasihat Ayatollah Ali Khamenei: Jawabannya Militer

5 Fakta Kekuatan Militer Iran, Mampukah Balas Dendam Terhadap AS Atas Tewasnya Qasem Soleimani?

Karena itu, AS langsung bergerak ketika milisi pro-Iran menembakkan fasilitas di Irak, dan menewaskan seorang kontraktor sipil.

Drone pun dikirimkan, dengan jenderal Iran Qasem Soleimani tewas setelah konvoi mobil yang ditumpanginya dihantam rudal.

Dia tewas bersama dengan wakil pemimpin milisi Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, di Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020.

Serangan terhadap warga AS

Sumber itu menerangkan, Soleimani yang adalah komandan Pasukan Quds cabang elite Garda Revolusi merencanakan serangan terhadap warga AS dan harus dihentikan.

"Selama tujuh bulan itu, terdapat sejumlah opsi yang disodorkan kepada presiden," ujar pejabat anonim tersebut.

Baru 'beberapa waktu lalu', kata si sumber, bahwa Trump mendapat pilihan untuk membunuh jenderal berusia 62 tahun itu.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved