Berita Bekasi

Warga Nilai Pemkot Bekasi Lambat Lakukan Penanganan Banjir, Ini Penjelasan Wali Kota

Sejumlah warga mengeluhkan lambat Pemerintah Kota Bekasi dalam melakukan penanganan banjir yang terjadi pada awal tahun 2020.

Warga Nilai Pemkot Bekasi Lambat Lakukan Penanganan Banjir, Ini Penjelasan Wali Kota
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat ditemui Wartakotalive.com sedang kerja bakti di Perum Vila Jatitasa usai kerja bakti, Minggu (12/1/2020). 

"Awalnya kan seperti pada banjir-banjir sebelumnya, tapi ini beda dan sangat parah," kata Pepen saat ditemui Wartakotalive.com di Perum Vila Jatitasa usai kerja bakti, Minggu (12/1/2020) malam.

Kemudian pihaknya setelah melihat dampak dan cangkupan luas banjir yang terjadi di Kota Bekasi. Barulah diputuskan bahwa tanggap darurat banjir.

"Malam kan malam hari kedua kita baru memutuskan darurat banjir atau ya setelah mendengarkan BNPB," kata Pepen.

Kemudan setelah hasil pertimbangan wilayah terdampak banjir mencapai 75 persen.

Sebagian besar di lokasi terdampak banjir yang lokasinya di Daerah Aliran Sungai (DAS) baik Sungai Bekasi, Cikeas, maupun Cakung.

"Semua diluar prediksi, apalagi peralatan kita minim. Maka Alhamdulillah, kita dapatkan bantuan dari provinsi, BNPB, pemerintah pusat dan lainnya semua bekerja selesaikan persoalan pascabanjir," beber Pepen.

Bahkan untuk mempercepat penanganan pasca banjir, ia tiap hari terjun langsung ke lokasi penanganan memantau jajarannya hingga ikut terjun bareng dalam proses pembersihan.

"Ini memang luar biasa kejadiannya luar biasa dan yakinkan masyarakat kita bersama-sama untuk menyelesikan persoalan.

"Kejadian ini bencana bukan kita yang mau, air dari hulu turun ke hilir, hilirnya wilayah kita," kata Pepen.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved