Breaking News:

Pesawat Jatuh

Komandan Korps Pengawal Revolusi Iran Mengaku Sangat Malu Anak Buahnya Tembak Pesawat Ukraina

KOMANDAN Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Hossein Salami meminta maaf setelah pihaknya menembak jatuh pesawat Ukraina.

Twitter@Aviation_NewsTW
Potongan pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ukraina International Airlines nomor penerbangan 752, yang jatuh di dekat Bandara Teheran pada Rabu (8/2/2020). 

KOMANDAN Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Hossein Salami meminta maaf setelah pihaknya menembak jatuh pesawat Ukraine International Airlines PS 752.

"Tidak pernah dalam hidup saya sangat malu."

"Mungkin kami melakukan kesalahan yang mengakibatkan banyak rekan kami meninggal."

RADAR Iran Mengira Pesawat Ukraina Rudal Jelajah, Minta Maaf tapi Tetap Salahkan Amerika

"Namun, kami melakukannya secara tidak sengaja, kami meminta maaf," katanya saat berpidato di parlemen Iran, seperti dikutip Wartakotalive dari Sputniknews, Senin (13/2/2020).

Sebelumnya, Pemerintah Iran mengaku menembak pesawat Ukraine International Airlines PS 752 di dekat Bandara Teheran, Iran, Rabu (8/2/2020) lalu.

Pesawat sipil Ukraina itu ditembak jatuh oleh rudal milik angkatan bersenjata Iran.

Dikutip Wartakotalive dari sputniknews.com, Iran sebenarnya sudah siap menggelar konflik militer besar-besaran kontra Amerika Serikat (AS) saat itu.

 Asabri Didera Isu Korupsi Rp 10 Triliun, di Mana Prabowo?

Namun, nasib berkata lain.

Menurut Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Iran Amir Ali Hajizadeh, sistem pertahanan udara Iran mengira Boeing 737 nahas itu sebagai rudal jelajah.

Pesawat itu, lanjutnya, ditembak jatuh oleh proyektil jarak pendek.

 IRAN Akui Tak Sengaja Tembak Pesawat Ukraina, Sebut Amerika Penyebab Bencana

Meski mengaku tak sengaja menembak, Iran menyatakan AS tetap harus disalahkan atas insiden tragis tersebut.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved