Hukum dan Kriminal

Gerebek Klinik Kesehatan di Kemang, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Praktik Stem Cell Ilegal

POLDA METRO JAYA menetapkan tiga tersangka dalam kasus praktik stem cell ilegal, pasca penggerebekan klinik kesehatan Hubsch Clinic, Sabtu lalu.

Gerebek Klinik Kesehatan di Kemang, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Praktik Stem Cell Ilegal
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memberikan keterangan kepada awak media. 

"Berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa ada praktik kedokteran ilegal dan tanpa izin dengan modus penyuntikan stem cell tanpa izin edar BPOM, serta tidak kompetennya dokter yang melakukan penyuntikan tersebut..."

POLDA METRO JAYA menetapkan tiga tersangka dalam kasus praktik stem cell ilegal, pasca penggerebekan klinik kesehatan Hubsch Clinic yang beroperasi di Ruko Bellepoint, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2020).

Tiga tersangka tersebut adalah YW (46) selaku manajer, LJ (47) selaku marketing manager, dan OH selaku dokter dan pemilik klinik.

"Ketiganya sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya dan masih kami dalami lagi kemungkinan pelaku lainnya. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka, dengan dijerat UU Kesehatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/1/2020).

Sejak Medina Zein Ditangkap Polisi, Klinik Kecantikan Miliknya di Lebak Bulus Tutup 4 Hari, Mengapa?

Di Klinik Kecantikan DMK, dengan Enzim Wanita Bisa Cantik Tanpa Merasa Sakit, Tak Ada Efek Samping

Penyuntikan stem cell ilegal

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan penggerebekan klinik di Kemang pada Sabtu (11/1/2020) lalu, karena klinik tersebut melakukan praktik kedokteran ilegal, yakni penyuntikan stem cell ilegal terhadap para pasien.

Dipaparkan, kasus bermula saat penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menerima informasi adanya praktik stem cell yang dilakukan oleh klinik tersebut.

Diketahui pengobatan stem cell ini dilakukan mereka tanpa ada izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa ada praktik kedokteran ilegal dan tanpa izin dengan modus penyuntikan stem cell tanpa izin edar BPOM, serta tidak kompetennya dokter yang melakukan penyuntikan tersebut," kata Suyudi.

Dari sana pihaknya, kata Suyudi, melakukan penyelidikan bersama Kementerian Kesehatan RI atas praktik ilegal ini.

Hasilnya dipastikan bahwa klinik kesehatan Hubsch Clinic beroperasi ilegal selama kurang lebih tiga tahun.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved