Berita Video

VIDEO: Luas Alun-Alun Kota Depok 3,9 Hektar, Kepala Dinas Rumkin: Sudah Sesuai Undang-Undang

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan pembangunan tersebut sudah sesuai UU.

VIDEO: Luas Alun-Alun Kota Depok 3,9 Hektar, Kepala Dinas Rumkin: Sudah Sesuai Undang-Undang
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Alun-alun Kota Depok beserta beragam fasilitas olahraga dan ekonominya di Jalan Boulevard Raya, Grand Depok City, Cilodong, Kota Depok, diresmikan Wali Kota Depok Mohammad Idris, Minggu (12/1/2020). 

Pembangunan Alun-Alun Kota Depok yang dikerjakan sejak 2018 akhirnya telah resmi dibuka Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Minggu (12/1/2020).

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan pembangunan tersebut sudah sesuai.

"Pengadaan Alun-Alun Kota Depok sudah sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang," kata Dudi dalam sambutannya dalam acara peresmian Alun-Alun Kota Depok, Jalan Boulevard Raya, Grand Depok City, Cilodong, Depok, Minggu (12/1/2020)

Dalam UU tersebut, Dudi menjelaskan bahwa pada Pasal 28 menentukan perencanaan tata ruang wilayah. Termasuk di dalamnya penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) dan non ruang terbuka hijau.

Dalam sambutannya, Dudi mengatakan luas total Alun-Alun sebesar 3,9 hektar dengan perincian 7.500 meter persegi merupakan bangunan dan 3,15 hektarnya adalah RTH.

"Tahapan pelaksanaan dibagi tiga tahun, tahun pertama adalah pelaksanaan pengadaan lahan, kemudian tahap kedua pelaksanaan pembangunan fisik," tutur Dudi

Untuk tahap pertama, Dudi mengatakan lahan tersedia 1,8 hektar yang di dalamnya terdapat lapangan futsal, lapangan basket, area outdoor gym, panjat tebing, arena skate board, arena sepeda BMX, tribun penonton, gedung pengelola, jogging track, mushola, serta toilet.

Di tahun 2019 atau tahap kedua, mengolah 2,1 hektar lahan yang mencakup pintu masuk atau gerbang utama, area penuunan penumpang, shuttle bus, dinding mural, parkir pengelola, jembatan utama, kolam rekreqsi, tempat duduk dan area duduk, pendopo, taman bermain anak.

Ada juga taman lansia, galeri UMKM, rumah kaca dan gardu pandang yang ada di belakang Padepokan.

"Selanjutnya  ke depan pengelolaan ini akan di kelola oleh UPT Taman Hutan Rakyat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved