Berita Internasional

Mantan Guru Ballet Dituding Lecehkan 3 Siswinya dengan Meraba-raba Saat Latihan

Yat-Sen Chang menghadapi 14 dakwaan pelecehan seksual sehubungan dengan tiga wanita di London antara Desember 2014 dan Desember 2016.

Mantan Guru Ballet Dituding Lecehkan 3 Siswinya dengan Meraba-raba Saat Latihan
dailymail.co.uk
Yat-Sen Chang (foto di luar Pengadilan Hakim Westminster) mantan penari dan guru ballet menghadapi 14 tuduhan pelecehan seksual sehubungan dengan tiga wanita di London antara Desember 2014 dan Desember 2016 

SEORANG mantan penari utama Ballet Nasional Inggris muncul di pengadilan dengan tuduhan meraba-raba tiga wanita muda saat bekerja sebagai guru tari.

Yat-Sen Chang menghadapi 14 dakwaan pelecehan seksual sehubungan dengan tiga wanita di London antara Desember 2014 dan Desember 2016.

Pria berusia 48 tahun itu, yang sekarang tinggal di Jerman dan tampil di sebuah sekolah tari di sana, dituduh telah mencabuli seorang siswa perempuan dan temannya di Sekolah Tari London Barat.

Wanita itu, yang berusia lebih dari 16 tahun, menerima uang sekolah pribadi dari Chang ketika dia diserang, Pengadilan Westminster Magistrates mendengar hari ini.

Setelah 10 Tahun Menghindar dari Penjara, Guru Ini Mengaku Sudah Berzina Siswanya Dibawah Umur

Tuduhan menyebutkan mantan guru tari ini telah menyentuh alat kelamin murid dan temannya, yang juga berusia lebih dari 16 tahun.

Tersangka ketiga korban disebutkan di pengadilan tetapi tidak ada rincian tuduhan yang diberikan.

Chang (tengah) menampilkan Ratu Salju di Balet Nasional Inggris di London pada Januari 2010. Ia bergabung pada 1993 setelah pindah ke Inggris dari Kuba, tempat ia dilahirkan. Dia meninggalkan posisi sebagai penari utama pada tahun 2011.
Chang (tengah) menampilkan Ratu Salju di Balet Nasional Inggris di London pada Januari 2010. Ia bergabung pada 1993 setelah pindah ke Inggris dari Kuba, tempat ia dilahirkan. Dia meninggalkan posisi sebagai penari utama pada tahun 2011. (Allastair Muir/Rex/Shutterstock via dailymail.co.uk)

Rose Edwin pelapor yang juga menuntut mantan guru penari balet tersebut mengatakan kejahatan itu menunjukkan 'tingkat pelanggaran kepercayaan yang tinggi.'

 "Dia adalah penari terkenal dan sangat dihormati," kata Rose Edwin.

“Ada tiga pengadu sehubungan dengan masalah ini. Korban satu adalah mantan murid yang pernah mendapatkan pelajaran privat di tempat akademi.

'Korban dua lainnya adalah teman salah satu korban yang diduga mengalami sentuhan seksual.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved