Perang AS vs Iran

LIBATKAN Banyak Negara, Ini Alasan Donald Trump Marah dan Bunuh Qasem Soleimani di Irak

KEMATIAN Jenderal Qasem Soleimani meninggalkan misteri tentang apa latar belakang, maksud, dan tujuan operasi pmbunuhan keji Pentagon dan CIA itu.

Editor: Yaspen Martinus
express.co.uk
PRESIDEN AS Donald Trump 

Lantas, kenapa Abdul-Mahdi yang digencet?

SIAP-SIAP! Gerhana Bulan Penumbra Bakal Terjadi pada 11 Januari 2020, Ini Jadwalnya

Trump dan Abdul-Mahdi selama berminggu-minggu ternyata terlibat pembicaraan sangat serius.

Aksi demonstrasi besar di Irak akhir tahun lalu, tak lepas dari masalah ini.

AS memang ada di balik gerakan mendelegitimasi pemerintahan Abdul-Mahdi dengan isu korupsi.

Djarot: Tanya Anies, Betul-betul Butuh Wakil Atau Mampu Sendiri?

Persis seperti pola gerakan massa yang digunakan di Mesir 2009, Libya 2011, dan Maidan 2014.

Irak di tengah gejolak ini ternyata sedang bernegosiasi dengan Cina terkait proyek kelistrikan.

Dalam usaha membuka kedok hitam ini di parlemen dan kepada publik, Halboussi benar-benar berusaha mematahkannya.

Iran Tolak Serahkan Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Jatuh ke Boeing, Apalagi ke Amerika

Tapi Mahdi berusaha keras menyuarakan usaha Amerika untuk membuat Irak kembali hancur.

Washington ingkar janji terkait proyek pemulihan infrastruktur dan kelistrikan Irak.

AS meminta bagian 50 persen pendapatan sektor minyak Irak, tapi Abdul-Mahdi menolaknya.

KEPALA Rudal Ditemukan di Lokasi Kecelakaan Pesawat Ukraina, Dua Orang Check-in tapi Tak Jadi Naik

Karena itulah Abdul Mahdi berpaling ke Cina, meneken perjanjian proyek konstruksi.

Sepulang dari Beijing, Trump menghubungi Abdul-Mahdi, memintanya membatalkan kesepakatan tersebut.

Saat Mahdi menolaknya, Trump mengancam akan mendorong aksi massa lebih besar lagi di Irak, yang akan mengakhiri kekuasaan mereka di pemerintahan.

DAFTAR Lengkap Penumpang dan Awak Kabin Pesawat Ukraina PS 752, Warga Iran dan Kanada Paling Banyak

Termasuk, menggunakan cara kotor guna memicu anarki.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved