Banjir di Bekasi

BPBD Kabupaten Bekasi Minim Peralatan Evakuasi Bencana Banjir

Kabupaten Bekasi termasuk wilayah terparah akibat bencana banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 ini.

BPBD Kabupaten Bekasi Minim Peralatan Evakuasi Bencana Banjir
Wartakotalive.com/Luthfi Khairul Fikri
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Abdul Rasyid. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Luthfi Khairul Fikri 

CIKARANG PUSAT, WARTAKOTALIVE.COM - Kabupaten Bekasi termasuk wilayah terparah akibat bencana banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 ini.

BPBD Kabupaten Bekasi mencatat terdapat 15 dari 23 kecamatan di wilayahnya terendam banjir hingga air mencapai ketinggian rata-rata 2 meter.

Antisipasi pun dilakukan mulai dari mengevakuasi warga ke posko di setiap kecamatan, sampai pendistribusian bantuan terhadap pengungsi.

 TERAWANG Paranormal: Bencana Banjir sampai Februari, Disusul Mei-Agustus Bencana Tsunami di 3 Tempat

 UPDATE Semanan Jadi Wilayah Terakhir yang Bebas Banjir di Jakarta, Ini Penjelasannya

 WARGA Kesal Proyek Rumah Pompa Bulak Cabe Molor, 3 RW di Cilincing Terendam Banjir

Namun, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Abdul Rasyid (58) mengakui bahwa pihaknya minim peralatan evakuasi bencana banjir.

BPBD Kabupaten Bekasi saat ini hanya memiliki 11 unit perahu karet yang siap digunakan dalam meliputi evakuasi warga saat banjir di 23 kecamatan tersebut.

"Perahu karet ada 30 unit tapi yang hanya  bisa dipakai 11 unit. Selebihnya, ada yang rusak dan bocor," ujar Rasyid kepada Wartakota saat ditemui di kantor BPBD Kabupaten Bekasi, Kamis (9/1/2020).

Hal ini tentu sangat minim dan riskan, sebab bisa saja memperlambat kinerja BPBD Kabupaten Bekasi saat evakuasi warga. 

Halaman
1234
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved