Konflik Natuna

Tanggapi Konflik Perairan Natuna, Eks-Tim Mawar: Gunakan Strategi Ular Derik

Tanggapi Konflik Perairan Natuna, Eks-Tim Mawar: Gunakan Strategi Ular Derik. Simak selegkapnya di dalam berita ini.

Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Mantan Anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid. 

Ali Ngabalin lantas memberikan contoh tentang konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Konflik Laut Natuna, Susi Pudjiastuti : China Curi Ikan di Natuna, RI Impor 40% Ikan Beku dari China

Meski kondisi saat ini tengah memanas, namun kedua pihak masih mengupayakan untuk damai.

"Dalam perkembangan itu sudah tidak ada hubungan antara negara - bangsa. Jangan lupa bahwa sedahsyat apa pun Amerika dengan Iran hari ini, itu upaya-upaya untuk membicarakan hubungan kerja sama kemudian membangun komunikasi yang intensif antara Amerika dan Iran itu sedang terjadi," papar Ali Ngabalin, dilansir YouTube Metrotvnews.

Lantas Ali Ngabalin mempertanyakan sikap pihak-pihak yang menginginkan Pemerintah Indonesia untuk perang dengan China.

 "Jadi kalau kasus natuna ini kita berteriak tentang 'perang, perang, perang dengan China', emang Ente punya kekuatan apa mau perang sama China itu," ujar Ali Ngabalin.

Ali Ngabalin menyebutkan bahwa perang bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik Natuna.

"Bahwa kita punya komitmen untuk tidak pernah akan bisa mengakui siapa saja terlibat dalam Zona Ekonomi Eksklusif Negara Kesatuan Republik Indonesia itu nyawa kita pertaruhkan," tutur Ali Ngabalin.

Saat Natuna Memanas, Luhut Pandjaitan dan Dubes China Tertawa-tawa, Hubungan Kita Baik-Baik Saja

"Tetapi dalam mengomunikasikan ini bukan dengan cara yang seperti diteriakkan dengan perang," imbuh Ali Ngabalin.

Terkait upaya pemerintah mendorong nelayan untuk memanfaatkan potensi dan kekayaan alam di Natuna,
Ali Ngabalin pun memberi jawaban atas pertanyaan soal bagaimana bentuk support pemerintah Indonesia kepada para nelayan Indonesia.

"Karena itu Bapak Presiden Joko Widodo dalam melakukan kunjungan kerja itu punya perhatian penting, di antaranya adalah bagaimana bisa tadi menyampaikan kepada Menteri KKP untuk bisa memperhatikan sarana dan prasarana, menyiapkan hal-hal yang menunjang para nelayan. Yang kedua, negara dan pemerintah memastikan, semua nelayan yang mencari ikan dan melaut, negara memberi kepastian atas keamanan mereka untuk tidak diganggu siapa pun di wilayah ZEE maupun wilayah Indonesia," kata Ali Ngabalin.

Seperti diketahui, masuknya kapal nelayan dan kapal cost guard China ke wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, membuat hubungan di antara Indonesia dan China memanas.

Saat Natuna Memanas, Luhut Pandjaitan dan Dubes China Tertawa-tawa, Hubungan Kita Baik-Baik Saja

Presiden Jokowi pun menunjukkan sikap tegasnya.

Jokowi menyebut tidak ada tawar menawar soal kedaulatan Indonesia.

Berikut tanggapan Menteri Kabinet Indonesia Maju soal konflik Natuna

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved