Breaking News:

Banjir di Bekasi

Antisipasi Kembali Banjir, BPBD Kabupaten Bekasi Tempatkan Petugas dan Posko Setiap Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyiagakan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah di 15 titik rawan banjir selama musim hujan 2020.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Luthfi Khairul Fikri
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Abdul Rasyid. 

"Pak Wali Kota pegang empat kecamatan, saya di tim dua empat kecamatan, dan tim tiga di dua kecamatan," kata Tri.

Tri menerangkan tim itu fokus pada pembersihan sampah dan lumpur sisa banjir.

Selain itu, pihaknya juga mendata dan mendistribusikan keperluan apa saja yang sangat dibutuhkan.

"Kita juga kan tambah armada, sewa 65 dump truk selain kita punya armada sekitar 200 untuk proses pengangkutan sampah dan lumpur. Jadi prosesnya bisa lebih cepat," ungkap dia.

Untuk mengatasi lumpur, sambung Tri, pihaknya menyiapkan alat pembersih dan penyedot lumpur agar bisa segera teratasi.

"Lumpurnya ada yang disedot dan dialirkan. Intinya semua kerja keras bantu pemulihan wilayah yang terdampak banjir," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memperpanjang status tanggap darurat bencana atas musibah banjir yang terjadi di Kota Bekasi.

Perpanjangan status berlaku selama tujuh hari, mulai hari ini 7 Januari 2020 hingga 14 Januari 2020.

"Melihat kondisi lokasi terdampak yang cukup parah dan masih perlu penanganan.

"Maka status masa tanggap darurat diperpanjang hingga tujuh hari ke depan," kata Rahmat Effendi, Selasa (7/1/2020).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved