Banjir Jakarta

Anies Baswedan Akui Terima Laporan soal Pompa Terendam Banjir

Anies Baswedan Akui Terima Laporan soal Pompa Terendam Banjir. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Anies Baswedan Akui Terima Laporan soal Pompa Terendam Banjir
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Kampung Pulo, Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020). 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah mendapat laporan dari anak buahnya soal sejumlah pompa stasioner yang terendam banjir.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu berjanji akan memaparkan data soal pompa itu secepatnya.

“Nanti saya tunjukkan datanya karena kami lakukan audit kok terhadap pompa-pompa yang kemarin sempat tidak berfungsi akibat tenggelam,” kata Anies di Balai Kota DKI pada Kamis (9/1/2020).

Dibully Netizen, Anies Baswedan: Bundaran HI Tidak Ketutup Banjir tapi Pembicaraannya Tinggi

“Memang unik, pompa ambil (air) dari satu sungai dipindah ke sungai lain yang lebih tinggi. (Tapi) Air sudah mengalir dulu dari sungai yang lebih tinggi,” tambah Anies.

Menurut Anies, air yang berada di dataran rendah dibuang ke sungai. Namun faktanya, air lebih dulu merendam pompa sebelum alat itu membuang airnya ke sungai. “Kondisi seperti itu yang kami perbaiki semuanya,” jelasnya.

Namun demikian, Anies memastikan tidak ada upaya untuk memindahkan pompa stasioner. Hingga kini, Dinas SDA DKI Jakarta masih melakukan berbagai upaya untuk mencegah kejadian tersebut terulang.

“Enggak (dipindah pompanya), karena permukaan air itu terlalu tinggi. Jadi tempat yang harusnya disedot, justru yang disedot kekirim (terendam) air,” ungkapnya.

Anies Baswedan Instruksikan Jajarannya Sampaikan Peringatan Dini Banjir Pakai Alat Pengeras Suara

Sebelumnya Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebut ada 10 rumah pompa yang terendam air saat banjir melanda ibu kota pada Rabu (1/1/2020) lalu. Namun demikian, air yang melanda rumah pompa tersebut kini sudah surut dan pompa dalam pemeliharaan petugas teknisi.

“Rumah pompa yang terendam itu ada sekitar 10 lokasi dan tersebar di berbagai wilayah. Termasuk di Teluk Gong Penjaringan; Semanan Kalideres; dan Kampung Pulo Jatinegara,” ujar kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf di Balai Kota DKI pada Senin (6/1/2020).

Dalam kesempatan itu, Juaini tidak bisa memastikan jumlah unit pompa yang terendam banjir. Soalnya jumlah unit di setiap rumah pompa bervariasi, dari dua unit hingga empat unit pompa.

“Nggak semuanya, jadi yang kemarin terendam saja karena ada juga yang rumah pompanya tinggi jadi nggak termasuk terendam,” ujarnya. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved