Taman

Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat Perbaiki Taman Rusak Akibat Banjir

Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat mulai melakukan perbaikan terhadap taman-taman yang diterjang banjir.

Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat Perbaiki Taman Rusak Akibat Banjir
Dokumentasi Sudin Kehutanan Jajarta Pusat
Sejumlah pekerja Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat melakukan perbaikan Taman di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. 

Taman-taman di Jakarta Pusat mengalami kerusakan akibat banjir awal tahun 2020.

Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat mulai melakukan perbaikan terhadap taman-taman yang diterjang banjir.

Perbaikan taman meliputi penanaman kembali beberapa tanaman yang rusak bahkan mati akibat terendam banjir.

Sedangkan tanaman yang miring ditegakkan kembali.

Kepala  Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, tidak banyak tanaman rusak meski dilanda banjir kurang dari dua hari.

OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan Bikin Kaget Ketua KPU, 4 Komisioner KPU Pun Datangi KPK

Fakhri Husaini Tepis Anggapan Tak Nasionalis, Bela Harga Diri Pelatih Indonesia

"Ya ada beberapa yang rusak. Saat ini sudah kita inventaris taman yang rusak akibat banjir yang ada di wilayah Jakarta Pusat," kata Mila Amanda, Rabu (8/1/2020).

Mila menambahkan, taman yang rusak di wilayah Jakarta Pusat di antaranya terdapat di wilayah Kelurahan Bendungan Hilir Kecamatan Tanah Abang.

Taman-taman tersebut yakni Taman Danau Buyan, Taman Danau Dampelas, Taman Danau Singkarak, dan Taman Situ Aksan.

Tak hanya taman, Taman Pemakaman Umum (TPU) Petamburan dan Karet Bivak ikut terdampak banjir.

Taman-taman di makam tersebut juga dilakukan perbaikan oleh Sudin Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Pusat.

Lapor Polisi Setelah Kematian Lina, Rizky Febian Hanya Ingin Tahu Penyebab Ibunya Meninggal

Persita Tangerang Berencana Beli Bus Khusus untuk Tim Persita, Bukan Bus Kecil

"Kalau untuk yang di TPU kita sudah upayakan melakukan penyedotan menggunakan alcon yang dialirkan ke saluran sekitar TPU," katanya.

Menurut dia, kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir ini terdampak pada tanaman hias seperti bugenvil,  spatiphylum.

Selain itu, trotoar atau edestrian yang retak karena struktur tanah di bawahnya bergerak juga diperbaiki.

Pihaknya juga akan terus koordinasi dengan pelaksana pekerjaan untuk melakukan perbaikan-perbaikan karena masih dalam batas masa pemeliharaan pasca-penataan.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved