Rabu, 3 Juni 2026

Pemerkosaan

Inilah Sisi Psikopati Pada Kepribadian Reynhard Sinaga

Ada sikap dominan Reynhard Sinaga yang menunjukkan karakter psikopati pada pria asal Indonesia yang mendaptkan hukuman seumur hidup di Inggris itu.

Tayang:
sky news
Reynhard Sinaga dikenal baik waktu masih SMAN 1 Depok ternyata mempunyai kelakuan yang sangat menyeramkan 

Ada sikap dominan Reynhard Sinaga yang menunjukkan karakter psikopati pada pria asal Indonesia yang mendaptkan hukuman seumur hidup di Inggris karena memperkosa ratusan pria itu.

Psikolog Klinis dan Hipnoterapis, Liza Marielly Djaprie menyebutkan, sikap tersebut adalah merasa tidak bersalah terhadap pelanggaran yang ia lakukan.

“Jadi karakteristik gangguan kepribadian psikopat ya seperti Reynhard, tidak merasa bersalah dia bisa melakukan kejahatan berulang-ulang tanpa perasaan bersalah tersebut,” ungkap Liza kepada Tribunnews.com, Rabu (8/1/2020).

Kemudian, karakter berikutnya adalah tidak adanya rasa empati ketika melakukan tindakan yang salah kepada orang lain dan melakukan taktik khusus agar tenang selama melakukan aksi.

 TARIK Ancamannya, Trump Akan Tunduk pada Hukum Internasional Terkait Target Situs Iran

 Rusak Parah Akibat Banjir, Warga Pondok Gede Permai Rela Jual Murah Mobilnya

 BREAKING NEWS: Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Ria Irawan Meninggal Dunia karena Kanker

 Ria Irawan Meninggal karena Kanker Getah Bening, Ini Gejalanya yang Sering Dianggap Sepele

Dalam kasus ini Reynhard memilih menggunakan obat bius ketika memperkosa para pria tersebut di tempat tinggalmya di Inggris.

“Dia merasa benar-benar oke-oke saja untuk melakukan itu, tidak ada rasa empati, dia mudah untuk memanipulasi orang, dia harus selalu in control gitu. Nah itu adalah beberapa karakteristik dari psikopat sebenarnya,” ucap Liza.

Reynhard pun bisa tergolong psikopat kelas besar dengan kemampuan intelektual yang sangat baik karena bisa cukup lama menutupi kejadian tersebut.

“Kalau yang besar seperti Reinhard Sinaga ini dia butuh kemampuan intelektual yang baik, bahkan di atas rata-rata. Dia sudah merancang, seperti memilih lingkungan yang lebih mendukung untuk apa yang mau dia lakukan,” kata Liza.

 BREAKING NEWS: Iran Gempur Pangkalan Udara Irak Tak Lama Usai Pemakaman Soleimani

Gangguan kepribadian termasuk psikopat ini sebenarnya sudah ada sejak lahir yang kemudian dipupuk dengan pengalaman buruk masa lampau, trauma, stres, pola asuh, lingkungan di sekolah atau bullying.

“Kenapa meletus atau kelihathannya pas remaja atau dewasa muda karena itu butuh waktu untuk dipoles dengan trauma atau pola asuh atau lingkungan,” tutur Liza.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved