Banjir di Bogor

UPDATE Kecamatan Sukajaya Terisolasi, Perlu Penanganan Khusus

Polsek Cigudeg mendata ratusan rumah rusak di Kecamatan Sukajaya, akibat terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi kampung tak berpenghuni di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (2/1/2020). Warga berbondong meninggalkan kampung ini sejak horor hujan deras disertai longsor 1 Januari 2010. 

BOGOR, WARTAKOTALIVE.COM - Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena mengungkapkan bahwa Polsek Cigudeg mendata ratusan rumah rusak di Kecamatan Sukajaya yang termasuk wilayah hukumnya, akibat terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor.

"Namun karena masih ada enam desa yang terisolir, kepolisian baru mendata enam desa lainnya yang masih bisa diakses. Dari hasil pendataan tim 234 rumah mengalami rusak ringan, 72 rumah mengalami rusak sedang dan 460 rumah lainnya mengalami rusak berat," katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/1).

Dia merinci lebih jauh, di Desa Urug, 98 rumah rusak ringan dan 98 rumah rusak berat; Desa Harakat Jaya (Kampung Sinar Harapan), 19 rumah rusak berat; Desa Kiara Pandak, 255 rumah rusak berat; Desa Sukamulih 86 rumah rusak ringan, 72 rumah rusak sedang,19 rumah rusak berat; Desa Jaya Raharja 32 rumah rusak berat; dan Desa Cisarua ada 50 rumah rusak ringan serta 37 rumah rusak berat.

 UPDATE Jakarta Belum Bebas dari Digenangi Air, Berikut Foto-foto Terkini Genangan Air

 UPDATE Banjir Parah Ciledug Telan Korban Jiwa

 UPDATE Dinding Situ Pamulang Jebol, Wali Kota Airin hanya Bisa Lakukan Perbaikan Sementara

Dikatakannya, selain mendata rumah yang mengalami kerusakan, Polsek Cigudeg juga mendata warga yang menjadi korban luka, meninggal dunia ataupun hilang.

"Tiga orang korban asal Kampung Sinar Harapan Desa Harkat Jaya atas nama Amri (65), Maesaroh (25) dan Cici (10) masih belum dapat ditemukan dan 6 orang meninggal dunia, 8 orang di rujuk ke rumah sakit dan puskesmas, 16 orang luka ringan serta 3 orang belum ditemukan, tim evakuasi terus berupaya melakukan pencarian hingga hari ini," ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 4.146 warga masih berada di tempat pengungsian yang aman pada beberapa lokasi di kantor desa, SD, musala, masjid, pesantren, dan rumah-rumah warga..

 UPDATE Tegar Dulang Rp1,7 Juta Dalam Sehari karena Banjir, Simak Foto-foto Terkini Genangan Air

"Di Desa Cisarua ada 97 warga mengungsi, Desa Cileuksa 824 warga mengungsi, Desa Kiarasari 365 warga mengungsi, Desa Kiarapandak 600 warga mengungsi, Desa Harakat Jaya 1.308 warga mengungsi, Desa Urug 298 warga mengungsi, Desa Pasir Madang 450 warga menungsi, Desa Jayarahara 136 warga mengungsi, Desa Sukamulih 50 warga mengungsi, dan Desa Sipayung ada 18 warga mengungsi. Total ada 4.146 pengungsi di wilayah kami," imbuhnya.

Sementara itu Wabup Bogor Iwan Setiawan mengatakan berdasarkan foto saat pantauan tim dengan helikopter ada sekitar 100 titik longsor di sana, bahkan ada dua kampung yang 'hilang' atau rata dengan tanah.

Halaman
1234
Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved