Breaking News:

Berita Depok

Ditanya Ada Tidaknya Politisasi Dalam Pelantikan ASN, Wali Kota Depok Tanya Balik ke Wartawan

Para wartawan Depok bertanya ke Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad soal ada tidaknya politisasi di pelantikan ASN di Kota Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Panji Baskhara
Dok Diskominfo Depok
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad melantik pimpinan Tinggi Pratama, Pengawas Administrator dan Pejabat Pengawas di Pemerintah Kota Depok, di Gedung Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/1/2020). 

Saat ditanya mengenai adakah muatan politik dibalik rotasi atay mutasi yang dilakukannya ini, Idris memiliki jawaban sendiri.

"Pemerintahan ini kan adalah bagian dari politik, politik pemerintahan namanya, saya tanya, yang Anda maksud dengan politik ini apa?" kata Idris balik bertanya pada wartawan.

Idris berdalih, terlepas dari arahan menteri, semua jabatan di pemerintahan termasuk jabatan menteri adalah bagian dari politik.

"Yang jelas (pelantikan) ini sesuai dan profesional," tegas Idris.

Pasangan Yurgen-Zaki

Pesta demokrasi di Kota Depok dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah - Pilkada Serentak 2020 semakin menarik saja.

Setelah beberapa bulan lalu banyak wara wiri bakal calon dari partai-partai besar dengan nama yang sebelumnya sudah familiar.

Kini, warga Depok dihadapkan dengan pasangan calon dari jalur independen yang mendeklarasikan diri sebagai pasangan yang siap tempur melawan nama-nama besar dari parpol kenamaan.

Calon independen Yurgen Sutarno, MPP (29) dan DR. Reza Zaki, S.H, MA ikut dalam pertarungan Pilkada Depok 2020.

Dalam deklarasinya yang dihadiri keluarga dan relawan dari keduanya, kedua anak muda ini yakin akan dapat membawa Depok menjadi kota yang lebih baik lagi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved