Breaking News:

Kasus Narkoba

TEGUR Medina Zein Gara-gara Rilis Kasusnya Molor, Kabid Humas Polda: Sudah Tidak Usah Dandan

Rilis kasus Medina Zein sedianya digelar pada Jumat (3/1/2020) pukul 08.00 WIB. Namun, hampir satu jam setelahnya, rilis belum juga dimulai.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Nurul Hanna
Rilis kasus Medina Zein sedianya digelar pada Jumat (3/1/2020) pukul 08.00 WIB. Namun, hampir satu jam setelahnya, rilis belum juga dimulai. 

Menurut Laurentius Panggabean, pengakuan Medina Zein yang mengidap bipolar harus dibuktikan dengan diagnosa dari dokter spesialis kejiwaan.

Sebab penyakit ini membutuhkan diagnosa yang sulit dan perlu penanganan yang tidak mudah.

 TERENDAM Banjir 150 Sentimeter, Warga Perum Puri Bintara Bekasi Selamatkan Barang hingga Kendaraan

"Harus tahu siapa yang mendiagnosanya. Dalam hal ini harus yang berkompeten yakni dokter spesialis kejiwaan," kata Laurentius Panggabean.

Ia menjelas, situasi hati pengidap bipolar cepat berubah.

Dalam kondisi tertentu, pengidapnya merasakan situasi panik dan tertekan. Terkadang, hal itu menjadikan sikapnya jadi tidak terkendali oleh akal sehat.

"Bipolar itu penyakit, bahayanya dia sedang panik sampai tidak bisa mengendalikan dirinya," kata Laurentius Panggabean.

"Emosinya berlebihan, sampai tindakan-tindakannya itu tidak bisa dikontrol. Pokoknya perilaku-perilaku yang kadang tidak bisa dipertanggungjawabkan," lanjutnya.

 Presiden Persita Foto Bersama dengan Sylvano Comvalius, Kode Deal?

Apa penanganan yang tepat untuk penderita bipolar?

Laurentius Panggabean menyarankannya agar Medina Zein rutin konsultasi dan berobat ke dokter spesialis kejiwaan.

"Penanganan efektif dari obat yang diresepkan dan dukungan orang-orang terdekat," katanya.

Ia menyoroti peran keluarga dan orang-orang terdekat untuk bisa memahami perilaku pengidap bipolar.

 BAGAIKAN LAUTAN, Dua Rumah Sakit di Jalan RA Kartini Bekasi yang Terendam Banjir, Pasien Dievakuasi

"Orang yang ada di sekitarnya harus punya pemahaman bahwa perubahan-perubahan perilaku dia itu bagian dari penyakit bipolarnya. Jangan dibawa ke hati (kalau ada perilaku aneh). Jangan dipikirkan," ucapnya.

Sebelumnya, Medina Zein pernah curhat di akun sosial media betapa sulit hidup sebagai pengidap bipolar.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved