Banjir Jakarta
Bencana Alam Tewaskan 16 Warga Kabupaten Bogor
Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bogor, sudah 16 warga dinyatakan meninggal dunia dan ratusan warga terluka.
Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bogor, sudah 16 warga dinyatakan meninggal dunia dan ratusan warga terluka.
"Kalau kemarin Pemkab Bogor merilis ada 11 korban jiwa, hari ini bertambah lima jiwa. Tambahan korban jiwa ini dari Kecamatan Sukajaya," kata Bupati Bogor Ade Yasin ketika ditemui wartawan di Posko Bencana Alam di Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Kamis (2//1).
Menurut Bupati Bogor, dalam bencana tahun 2020 ini ada 22 kecamatan dan puluhan desa lainnya yang ikut terdampak hingga cadangan pangan Pemkab Bogor habis untuk diberikan bantuan kepada para korban.
"Dari anggaran bantuan bencana alam sebesar Rp25 miliar itu sudah habis hingga saya sudah menandatangani keadaan darurat ini hingga nanti akan segera ada tambahan dana minimal untuk bantuan makanan, family kit dan lainnya," ujarnya.
• Kurangi Debet Air Masuk Ke Jakarta, Anies Harapkan Waduk Ciawi dan Sukamahi Segera Rampung
Oleh karena itu Bupati Bogor memerintahkan Kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) untuk segera memberikan bantuan beras untuk dibagikan kepada para korban bencana alam.
"Bantuan beras ini selain harus segera diberikan, saya juga meminta harus tepat sasaran," kata Bupati.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa Pemkab Bpgor minta penambahan Bantuan Tak Terduga (BTT) kepada Pemprov Jabar sebesar Rp 50 miliar.
• Kantor Terendam Banjir 2 Meter, Pelayanan Dukcapil Kota Bekasi Akan Terhenti Tiga Hari Kedepan
"Melalui rapat dengan BPBD dan SKPD lainnya serta kebijakan diskresi Bupati, akhirnya kami mengajukan penambahan BTT. Selain itu, kami ajukan untuk percepatan proses BTT itu dengan surat pernyataan bencana yang sudah ditandatangani Bupati," kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Kamis (2/1/2020).
Dia menambahkan, Bupati Bogor pada Rabu (1/1) kemarin sudah menandatangani surat pernyataan bencana dan langsung diajukan ke Pemprov Jabar.
"Untuk proses BTT-nya, kami minta kurang dari tiga hari agar bisa langsung eksekusi. Karena masyarakat terdampak bencana sudah sangat menunggu bantuan kita," tambahnya.
• Bencana Awal Tahun, BNPB Sebut 16 Orang Meninggal saat Banjir Melanda Jabodetabek
Iwan menjelaskan, percepatan proses BTT juga akan memberikan keleluasaan BPBD Kabupaten Bogor dalam menyalurkan bantuannya kepada masyarakat.
"Selain itu, kami juga mengajak semua ASN (aparatur sipil negara) termasuk masyarakat di Kabupaten Bogor untuk ikut membantu untuk meringankan beban mereka yang terkena bencana," jelas Iwan.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hasan menuturkan Pemkab Bogor segera mengirimkan bantuan sandang dan pangan ke lokasi bencana.
• Bocah 11 Tahun Terseret Arus di Kali Kapuk Bekasi Belum Juga Ditemukan
"Kami sudah mengirimkan bantuan lima ton beras untuk dua kecamatan yakni Cigudeg dan Jasinga dengan masing-masing 2,5 ton beras," ujar Yani.
Menurutnya,, dua kecamatan tersebut termasuk dua wilayah yang memang membutuhkan bantuan segera.
"Sementara baru konsentrasi dua kecamatan itu, karena warga mereka lebih membutuhkan," tegasnya. (akn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/satgas-banjir3.jpg)