Breaking News:

Ujang Tak Menyangka Lingkungannya di Petamburan Kebanjiran

Hujan deres yang menguyur sejak Rabu (1/1/2020) dini hari, mengakibatkan beberapa pemukiman penduduk di Kelurahan Petamburan terendam

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Kondisi Jalan Petamburan V yang terendam banjir. 

Hujan deres yang menguyur sejak Rabu (1/1/2020) dini hari, mengakibatkan beberapa pemukiman penduduk di Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terendam.

Lurah Petamburan, Parsiyo, mengatakan, terdata ada delapan RW di Petamburan terendam banjir. Adapun deapan RW itu adalah RW 1, RW 2, RW 3, RW 4, RW 5, RW 6, RW 8, dan RW 9. Masing-masing kawasan itu terendam air dengan ketinggian bervariasi. “Tapi, rata-rata ketinggian air mencapai 120 sentimeter,” kata Parsiyo, Rabu (1/1/2020).

Kampung Pulo Jatinegara Langganan Banjir, Anies Sebut Perlu Perbanyak Waduk

Adjid dan Pasangannya Dapat Hadiah Umrah. Adjid: Ini Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

Tinjau Pemukiman Kampung Pulo Jatinegara, Anies di Protes Warga

Parsiyo mengatakan, saat ini petugas kelurahan tengah mendata beberapa warga yang terdampak dalam banjir. Sebagai antisipasi, petugas sudah mendirikan tenda pengungsian untuk warga yang terdampak banjir.

Sementara, salah seorang warga, Ujang (40), mengatakan banjir sudah masuk ke jalan hingga mengenangi pemukiman warga sejak pukul 04.00. Ujang mengaku tak menyangka bakal terjadi banjir.

“Pokok tadi jam empat itu, air udah naik, tapi masih semata kaki saya,” kata Ujang. Ujang yang tinggal dikawasan Jalan Petamburan V, mengatakan banjir yang dialami ini, merupakan yang terparah di awal tahun ia rasakan, bahkan sejak 2012. “Ini parah banget,” ujarnya.

Sementara, warga lainnya, Warsi (50), terpaksa menutup lapak dagangannya yang ada di Pasar Petamburan. “Pas tahu air makin tinggi, saya tutup. Rumah saya di Karet banjir juga. Di sini (Pasar Petamburan) banjir, di rumah juga banjir,” keluh Warsi.

Mengungsi

Di tempat terpisah, sebanyak 1.340 warga di kawasan Jakarta Utara terpaksa mengungsi wilayahnya terendam banjir. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Aji Antoko, mengatakan, ribuan jiwa yang terdampak banjir tersebut mengungsi di posko pengungsi yang telah mereka siapkan. “Total ada 16 posko jumlah (pengungsi) nya 1.340 jiwa,” kata Aji dalam keterangan tertulis, Rabu (1/1/2020).

Penentuan Host Olimpiade Berubah, Okto Sebut Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Besar

Banjir Parah Ciledug, Wali Kota Tangerang Minta Perahu Tambahan Evakuasi Warga

Sheila Dara Aisha Berpose Bersama Vidi Aldiano Sambil Memejamkan Mata Saat Tahun Baru, Pacaran Lagi?

Posko-posko tersebut tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara. Pengungsi terbanyak, kata dia, berada di posko pengungsian Masjid Baiturrahim, Jalan Teluk Semangka RW 08, Sukapura, Cilincing, sebanyak 278 jiwa.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara menyiagakan dapur umum yang ada di gudang logistik di Jalan Kramat Jaya, Koja. “Kita sudah kirim 1.208 bungkus makanan siap santap,” kata Aji.

Tak hanya berupa makanan siap saji, biskuit, beras, selimut, sarung, pakaian, peralatan bayi, hingga pembalut. Suku Dina Sosial Jakarta Utara akan terus berupaya memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved