Breaking News:

Banjir Jakarta

800 Jiwa Harus Diungsikan Akibat Banjir Komplek IKPN Bintaro Dampak Tanggul Kali Pesanggrahan Jebol

Banjir melanda Komplek IKPN Bintaro, Jakarta Selatan akibat jebolnya tanggul Kali Pesanggrahan yang melintasi komplek tersebut.

Warta Kota/Rizki Amana
Lurah Bintaro, Dimas Prayudi (kiri) saat mengawasi proses evakuasi warga di banjir Komplek IKPN Bintaro, Jakarta Selatan. 

Banjir melanda Komplek IKPN Bintaro, Jakarta Selatan akibat jebolnya tanggul Kali Pesanggrahan yang melintasi komplek tersebut.

Lurah Bintaro, Dimas Prayuda membenarkan, adanya tanggul yang jebol akibat volume debit air yang dikirim dari hulu Kali Pesanggrahan terkategori tinggi.

"Memang debit air kiriman dari hulunya Kali Pesanggrahan memang sudah tinggi dan besar. Hari ini tercatat hampir 300 milimeter per detiknya (debit arus air). Jadi di luar tanggul jebol, otomatis air yang dikirim lumayan besar," ucap Dimas kepada Wartakotalive.com dilokasi, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020).

Ia menjelaskan, dampak dari banjir kiriman ini memaksa 800 jiwa harus terpaksa diungsikan ke posko yang telah disediakan oleh pihak kelurahan.

Menurut Dimas, dari 800 jiwa itu pihak kelurahan baru berhasil mengevakuasi 70 persen dari total keseluruhan warga yang terdampak.

 Tol Cipali KM 136 Banjir Deras, Pengguna Tol Diminta Hindari Cipali, Netizen Sebut Tol Laut

 Jadi Istri Siri Jenderal Bintang 3, Artis Cantik Ini Tak Tahan Lihat Kemesraan Istri Sahnya di Bali

 Puteri Komarudin Ungkap Kondisi Terkini Ayahnya yang Mantan Ketua DPR Tubuh Bagian Kiri Lumpuh Total

 Sudah Salah Tangkap Disiksa Lagi oleh Polisi, Korban Melapor ke Polda DIY, Kapolres Tunggu Petunjuk

"Warga kurang lebih 800 jiwa, yang sudah dievakuasi sampai saat ini sudah mencapai 70 persen, 30 persen masih kita samperin kerumahnya untuk di evakuasi. Tapi semuanya harus di evakuasi," jelasnya.

Sementara itu, pihak kelurahan telah membuka beberapa posko darurat bagi para warga yang mengungsi.

"Pos untuk shelter di beberapa titik, total sudah ada enam, dapur umum ada tujuh. Untuk yang (posko) mandiri kurang lebih ada delapan sampai sepuluh," kata Dimas. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved