Liga 2

Bek Persita Zikri Akbar Kenang Momen Laga Persita Tangerang Vs PSMS Medan

Zikri Akbar mengenang momen saat berhadapan dengan PSMS Medan pada penentuan lolos atau tidaknya Persita Tangerang ke babak semifinal liga 2 Indonesia

Bek Persita Zikri Akbar Kenang Momen Laga Persita Tangerang Vs PSMS Medan
Wartakotalive.com/Rafsanzani Simanjorang
Zikri Akbar saat ditemui di booth Persita Store, area pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM
Rafsanzani Simanjorang

Bek kiri Persita Tangerang, Zikri Akbar mengenang momen saat berhadapan dengan PSMS Medan pada penentuan lolos atau tidaknya Persita Tangerang ke babak semifinal liga 2 Indonesia.

Laga yang digelar 18 November 2019 lalu, di Stadion Jakabaring, Palembang, menjadi momen yang paling berkesan di kompetisi liga 2 musim 2019.

"Pastinya pertandingan yang berat saat melawan PSMS Medan ya, itu posisi hidup mati dan satu-satunya cara untuk lolos yaitu meraih kemenangan,"jelas pemain berusia 27 tahun ini kepada Warta Kota saat ditemui di booth Persita store, area pemerintahan kabupaten Tangerang,Tigaraksa, Jumat, 27 Desember 2019 kemarin.

Pemain kelahiran bireuen, Aceh 8 Mei 1992 ini mengatakan bahwa situasi saat itu memberikan tekanan pada psikologi pemain, termasuk dirinya.

"Saya berpikir saat itu bahwa kesempatan yang ada tidak boleh kami sia-siakan. Harapan masih ada,"terangnya.

Amarzukih Ucapkan Terima Kasih Kepada Rekan-rekannya, Isyarat Tinggalkan Persita?

Ia mengatakan sempat juga kewalahan saat menghadapi serangan balik PSMS Medan yang mengandalkan kecepatan pemain.

Dan ketika hasil imbang hingga memasuki menit 80an, ia menjelaskan bahwa hanya memikirkan bahwa timnya bisa lolos ke semifinal.

Lantas Diakui oleh Zikri, kala rekan setimnya, Redi Rusmawan mencetak gol kemenangan di menit 87, ia langsung bersorak gembira merayakannya, karena langkah Persita lolos ke liga 1 akan semakin terbuka.

Tak hanya itu, kemampuan menahan emosi menjadi kunci sukses dirinya dan rekan-rekannya lolos dari group B wilayah Barat kala itu.

Suporter Persijap Jepara Berikan Dukungan Maksimal di Final Liga 3 2019

"Mampu mengendalikan emosi menjadikan kami mampu melangkah perlahan demi perlahan,"tambahnya.

Ia lantas menjadikan hasil kemenangan yang dipetik dari PSMS Medan sebagai motivasi saat melawan Sriwijaya FC.

Kemenangan dramatis itu juga membuat dirinya yakin bahwa Persita akan lolos ke liga 1 tahun depan.(M21)

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved