Berita Jakarta
Cegah Tawuran PT KAI Bina Remaja Karang Taruna di Kelurahan Menteng dengan Program CSR
Untuk mengurangi tawuran remaja, PT KAI gandeng Karang Taruna untuk dibina dan diberdayakan lewat program CSR.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dian Anditya Mutiara
Dalam upaya mengurangi permasalah sosial seperti tawuran yang kerap terjadi di kawasan Menteng, Kelurahan Menteng laksanakan program bina lingkungan Karang Taruna.
Program yang dilaksanakan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini menggandeng para remaja yang telibat Karang Taruna Sekelurahan Menteng, Jakarta Pusat.
Lurah Menteng Agus Sulaeman mengatakan kegiatan program bina lingkungan Karang Taruna Sekelurahan Menteng, Jakarta Pusat merupakan bentuk pemberdayaan dan penataan wilayah yang tidak berbasis anggaran.
"Jadi lokasi kita ini kan perbatasan dengan rel kereta api dari wilayah lain yang dimana permasalah sosial itu timbul, ini yang menjadi perhatian kita, dan sebisa mungkin di minimalisir dengan diberikannya program bina lingkungan," kata Agus Sulaeman yang ditemui Sabtu (28/12/2019).
• Polisi Terpaksa Umbar Tembakan ke Udara Bubarkan Tawuran Kelompok yang Rebutan Lahan Parkir
Dana yang digelontorkan dari Program CSR ini sebesar Rp. 94.700.000.
Dana itu nantinya akan diberikan langsung ke pada Karang Taruna untuk digunakan berbagai kegiatan yang akan dibuat, termasuk penataan wilayah.
Bahkan tak hanya mendapatkan bantuan dana, delapan Rukun Warga di Kelurahan Menteng juga mendapatkan alat-alat kebersihan seperti sapu, cangkul, gerobak semen, dan 10 pohon yang ditaman di lingkungan warga.
"Ini sepenuhnya di kelola oleh mereka, kita mencoba memberikan kepercayaan kepada mereka kita hanya mengawasi dana itu," katanya.
• FAKTA Tawuran Warga di Manggarai, Polisi Kena Bacok Hingga Ganggu Perjalanan KRL
Menurut Agus, dari dana bantuan itu sebagian diantaranya digunakan untuk pengembangan usaha produktif sablon yang dikelola para Karang Taruna di Kelurahan Menteng, sehingga dengan kegiatan ini, para remaja yang terindikasi terlibat tawuran terlibat dalam kegiatan ini.
"Kegiatan yang diusulkan kita buka usaha produktif sablon. Upaya sablon ini sehingga orang orang yang terindikasi tawuran ini bisa ikut dalam kegiatan ini. Anggota karang taruna itu yang aktif ada 7 RW yang sekarang terlibat 50 orang," ujarnya.
Tak hanya itu, Agus Sulaeman juga akan membangun Gapura di Menteng Tenggulun, dimana nantinya gapura itu akan menjadi satu akses keluar masuk masyarakat dan berintegrasi keamanannya.
"Kenapa itu penting, karena saya milihat harus ada pembangunan gapura ini, karena wilayah Menteng tenggulun itu rawan tawuran sehingga harus ada gapura, dan sistem keamanan terintegrasi satu pintu," paparnya.
Sementara itu, Camat Menteng Jakarta Pusat, Edi Suryaman menyampaikan terimakasih atas kolaborasi ini dan kerjasama yang terjalin. Sehingga diharapkan semua pihak dapat pro aktif atas kegiatan ini.
"Ini untuk mengantisipasi tawuran dan narkoba yang marak. Untuk itu kita antisipasi dengan kegiatan ini agar bebas tawuran minimal berkurang karena ini perlu jawaban besar yang harus kita cermati," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pt-kai-bina-karang-taruna-menteng.jpg)