Breaking News:

Lingkungan

Bantahan Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Terkait 775 Ton Sampah Bocor Mencemari Kali Bekasi

Ada sebanyak 775 ton per hari, sampah yang bocor atau terbuang ke sungai di Bekasi. Sehingga, diperlukan upaya mengatasinya.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi aliran Kali Bekasi. 

Organisasi nirlaba lingkungan hidup Waste4change menyebutkan, ada sebanyak 775 ton per hari, sampah yang bocor atau terbuang ke sungai di Bekasi.

Sampah yang terbuang ke sungai itu berpotensi mengalir ke lautan.

Atas hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana membantah data kebocoran sampah ke sungai sebesar Rp 775 ton per hari.

Sampah yang bocor ke sungai itu tidak hanya dari Kota Bekasi, akan tetapi dari wilayah lain seperti Bogor maupun Depok.

"Itu sampah bukan dari wilayah kami aja, ada kiriman dari Bogor."

"Karena, aliran Kali Bekasi itu hilirnya sebelum ke laut," ujar Yayan, Sabtu (28/12/2019).

DPR Minta Penangkapan Oknum Pelaku Penyiraman Air Keras Harus Segera Ungkap Motif dan Perintah Siapa

Yayan menerangkan produksi sampah di Kota Bekasi per hari mencapai 1.900 ton, dari total sampah itu, pihaknya memang baru bisa mengangkut sekitar 1.000 ton sampah ke TPA Sumur Batu milik pemerintah.

"Sisanya itu yang tidak bisa terlayani, karena ada beberapa faktor, pertama karena armada kita juga terbatas, kemudian pola pengangkutan kita juga dari rumah ke rumah, sekarang kita coba di satu titik di TPS (Tempat Pembuangan Sementara)," jelas dia.

Tetangga Ungkap Iis Dahlia Jarang Bergaul yang Menempati Rumah Mewah Seharga Miliaran Rupiah,

Yayan menambahkan, pihaknya selalu berupaya untuk mengangkut sampah yang ada di Sungai Bekasi agar tidak sampai mengalir ke laut.

"Jadi, saya rasa 775 ton itu tidak semua ngalir ke laut, karena kami berupaya lakukan pengangkutan."

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved