Kamis, 16 April 2026

liga indonesia

Seto Nurdiyantoro Kepincut Dampingi Shin Tae-yong

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, sangat antusias jika benar ditawari menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (tengah), di dampingi Irkham Zahrul Mila (kiri) saat sesi jumpa pers seusai laga, Minggu (29/9/2019). 

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, sangat antusias jika benar ditawari menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Hal itu dianggapnya sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri.

Nama Seto mencuat ke permukaan setelah ia berhasil membawa PSS Sleman bertahan di Liga 1. Menurut Seto, sampai sekarang ia belum dihubungi PSSI untuk menjadi pelatih lokal yang mendampingi Tae-yong.

Shin Tae-yong
Shin Tae-yong (Shutterstock via KOMPAS.COM)

"Ini kan hanya rumor, belum ada kepastian. Saya baru tahu dari medsos (media sosial) saja. Saya juga belum dihubungi federasi. Kalau sudah ada komunikasi dengan federasi, baru saya bicara masalah ini. Sekarang saya ingin menikmati libur dulu," tegas Seto.

Kendati demikian, Seto menegaskan tidak akan menolak jika mendapat tawaran untuk menjadi asisten pelatih timnas.

"Tapi kalau ditunjuk, saya siap menyumbangkan tenaga untuk negara. Ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Saya akan banyak belajar di situ. Doakan saja, ini akan jadi pengalaman berharga buat saya," tuturnya.

Kendati akan membawa empat asisten yang pernah bekerja sama dengan dirinya, Tae-yong mengaku belum ada pembahasan secara detail mengenai perekrutan pelatih lokal.

Tae-yong sebelumnya menyatakan dirinya tidak hanya menangani timnas senior, tapi juga U-23 dan U-20. Kondisi itu membuat Tae-yong membutuhkan tenaga tambahan untuk mempermudah programnya.

Mantan arsitek Timnas Korea Selatan itu membawa tiga asisten, yakni Gong Oh-kyun, pelatih kiper Kim Hae-woon dan Lee Jae-hong (fisik). Oh-kyun merupakan asisten Tae-yong di Timnas Korsel U-20.

"Nanti akan ada empat pelatih Korea. Kim Hae-woon merupakan pelatih kiper di tim senior. Saya juga membawa Oh-kyun yang berpengalaman di tim U-20, dan Lee Jae-hong yang bersama saya di tim Piala Dunia. Satu lagi untuk pertahanan," ungkap Tae-yong diwartakan kantor berita Yonhap.

Tae-yong mengungkapkan fokus pertama yang dilakukan untuk membenahi Timnas Indonesia adalah membentuk tim yang dipersiapkan untuk berlaga di Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Timnas U-23 sudah tersingkir di kualifikasi. Sedangkan tim senior sudah kalah lima kali di kualifikasi Piala Dunia (2022). Jadi saya lebih fokus ke (persiapan) Piala Dunia U-20," tutur Tae-yong.

"Di pertemuan terakhir juga dibicarakan soal Piala AFF dan banyak hal lainnya. Eskpektasi sangat tinggi, karena ada pengaruh Park Hang-seo (pelatih Vietnam). Saya kira ini bisa dibilang sebagai pelatih di setiap tim, bukan supervisi," tandasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved