Sabtu, 25 April 2026

Fraksi Gerindra DPRD DKI Anggap Nikah Massal yang Digagas Anies Baswedan Inovatif

Fraksi Gerindra DPRD DKI Apresiasi Nikah Massal yng Digagas Anies Baswedan

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ikustrasi nikah massal di Jakarta Pusat. 

Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta mengapresiasi pelaksanaan nikah massal yang digelar pemerintah daerah setempat di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat menjelang malam pergantian tahun baru 2020 pada Selasa (31/12/2019) malam.

Partai berlambang burung Garuda ini menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan atau finansial dalam proses pernikahan.

“Saya melihat Pemprov DKI Jakarta menjadi pemerintah daerah pertama yang melaksanakan program nikah massal. Program seperti ini juga baru ada di zaman Gubernur Anies,” kata Wakil Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (27/12/2019).

Museum Tekstil Sering Dijadikan Lokasi Nikah Massal, Begini Tanggapan Kepala Museum

BREAKING NEWS: Ikut Nikah Massal, Rini Ceritakan Proses Daftar Ternyata Gratis 100 Persen

Menurut Adi, program nikah massal patut diapresiasi, karena merupakan bentuk nyata pelayanan negara bagi masyarakat.

Dalam nikah massal kali ini, seluruh pasangan pengantin dibebaskan dari biaya nikah karena tergolong sebagai warga tidak mampu.

Sejak dimulai pada 2018 lalu, animo masyarakat yang mengikuti kegiatan ini terus bertambah.

Pada tahun 2018 lalu ada 437 pasang pengantin yang dinikahkan, kemudian pada 2019 ini naik menjadi 631 pasangan.

VIDEO : Libur Akhir Tahun, Taman Buah Mekarsari Hadirkan Kegiatan dan Wahana Baru yang Seru

Bahkan seluruh peserta nikah massal akan mendapatkan gratis biaya nikah dan biaya sidang itsbat, uang mahar senilai Rp 1 juta dan bingkisan pernikahan.

“Kami menganggap program yang digagas Pak Anies ini program inovatif ini,” ujar Adi.

Adi juga memberikan apresiasi kepada Baznas Bazis DKI Jakarta yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan nikah massal. Dia berharap, program semacam ini dapat dicontoh oleh daerah lain.

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan instansi lain juga mendirikan lima panggung hiburan di antaranya, halaman Balai Kota Jakarta, Pintu Barat Daya Monas, Jalan Wahid Hasyim (Depan Gedung Jaya), area Bundaran Hotel Indonesia, dan Spot Budaya Dukuh Atas.

Mobil Lamborgini Milik Pelaku Aksi Koboi Sisakan Dampak Tak Dapat KJP terhadap Keluarga Abdul Rochim

Tak hanya panggung hiburan di lima lokasi tersebut, ada juga penampilan Musik Tepi Barat dan Musik Tepi Timur di empat lokasi.

Di antaranya di Terowongan Kendal, Trotoar Halte Menara UOB, Trotoar sekitar Bawaslu RI, Trotoar Depan Sarinah.

Penampilan Musik Tepi Barat dan Musik Tepi Timur dapat disaksikan mulai ‪pukul 16.00 – 22.00‬. Seluruh kegiatan ini juga telah diinformasikan kepada pengelola gedung sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Thamrin pada 16 Desember 2019 lalu.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved