Jurnalis Arab Saudi Hilang

Tunangan Jamal Khashoggi Menyerukan Agar 5 Orang yang Dihukum Mati di Arab Saudi Tidak Dieksekusi

Tunangan Jamal Khashoggi Menyerukan Agar 5 Orang yang Dihukum Mati di Arab Saudi Tidak Dieksekusi

Penulis: Wito Karyono | Editor: Wito Karyono
ndtv.com
Hatice Cengiz, tunangan almarhum jurnalis Jamal Khasoggi 

WARTAKOTALIVE.COM - Tunangan almarhum jurnalis Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz mengutuk persidangan terkait tunangannya.

Sidang kasus  pembunuhan pada tahun 2018 di Istanbul itu menghasilkan vonis mati pada lima pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi.

Namun Hatice Cengiz menyerukan agar lima orang yang dihukum mati tidak dieksekusi.

Hatice Cengiz saat bersama tunangannya Jamal Khasoggi semasa hidup. Kini kasus pembunuhan terhadapnya memasuki masa persidangan yang tertutup dan rahasia.
Hatice Cengiz saat bersama tunangannya Jamal Khasoggi semasa hidup. Kini kasus pembunuhan terhadapnya memasuki masa persidangan yang tertutup dan rahasia. (twitter)

Pengadilan kriminal di Riyadh menghukum lima orang itu pada hari Senin setelah persidangan selama setahun pengungkapan kasus pembunuhan jurnalis dikritik karena kerahasiaannya.

Saat terjadi pembunuhan, tunangan Jamal Khashoggi Hatice Cengiz menunggunya di luar konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.

Hukuman Mati 5 Orang Terkait Jamal Khashoggi Dicurigai untuk Lindungi Pangeran MBS, Kecaman Meluas

Berlalu 1 Tahun, Diduga Libatkan Pangeran MBS, Ini Kronologi Pembunuhan Jamal Khashoggi yang Misteri

Namun ternyata sang kekasih hatinya tidak pernah keluar lagi.

"Persidangan dilakukan "di balik pintu tertutup", kata Hatice Cengiz, Selasa.

"Siapa yang memberi mereka perintah untuk pembunuhan? Mengapa mereka tidak diizinkan berbicara di depan umum? Tidak ada alasan di balik keputusan ini dan tidak ada penjelasan," katanya.

Khashoggi terbunuh setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Saat itu sang jurnalis sedang mengurus surat-surat untuk menikahi Cengiz, yang menunggunya di luar.

Kasus ini memicu kecaman global dan membayangi reformasi yang diperjuangkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Kisah Lucu Bek Persita saat Ketemu Anaknya: Gimana Mau Gendong, Melihat Bapaknya Saja Sudah Nangis

Pangeran MBSsecara luas dipandang sebagai penguasa de facto kerajaan. Ia telah menarik investor dan wisatawan ke kerajaan konservatif.

Lima warga negara Saudi dijatuhi hukuman mati karena pembunuhan brutal terhadap jurnalis Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

"Jika orang-orang ini dieksekusi tanpa ada kesempatan untuk berbicara atau menjelaskan diri mereka sendiri, kita mungkin tidak akan pernah tahu kebenaran di balik pembunuhan ini," kata Cengiz.

"Saya menyerukan kepada setiap otoritas di dunia untuk mengutuk keputusan pengadilan semacam ini dan segera mencegah eksekusi."

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved