Berita Video

VIDEO : Tanggapan Wakil Wali Kota Depok Jika Warga Menuntut Pemkot Karena Jadi Korban Teror Ular

Wakil Wali Kota Depok menanggapi pernyataan bahwa warga bisa menuntut Pemerintah Kota Depok jika menjadi korban teror ular berbisa.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna Menanggapi pernyataan Lembaga Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LBHNU) yang menyatakan warga bisa saja menuntut Pemerintah Kota Depok atas teror ular yang beberapa bulan terakhir ini menghantui pemukiman.

Pradi mengatakan, pihaknya bukan tak memberikan pencegahan atau aksi atas teror tersebut.

"Kita kan sudah siapkan 20 phial (botol kecil yang biasa dipakai untuk cairan medis) di RSUD Depok, di gudang farmasi kita juga ada 30 phial untuk obat anti bisa ular," kata Pradi seusai menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Muslimat NU di Kalimulya, Cilodong, Depok, Senin (23/12/2019).

Selain itu, Pradi mengaku Pemkot juga turut menyebar anti bisa ular tersebut ke seluruh puskesmas di Kota Depok agar penanganan terhadap patukan ular yang mungkin dialami warga dapat tertangani dengan cepat.

VIDEO : Detik-Detik Penggrebekan Kantor Pinjaman Online Ilegal di Pluit

VIDEO : Berpakaian Adat, Satres Narkoba Polrestro Jakarta Selatan Gelar Giat Tes Urine ke Sopir Bus

"Puskesmas pun sudah kami siapkan, dari 35 puskesmas, masing-masing kami kasih satu phial," paparnya.

Namun mengenai pencegahan agar teror ular tak kembali terjadi, Pradi mengatakan hal tersebut bukan semata tanggung jawab Pemkot Depok namun juga butuh peran serta masyarakat.

"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk bersih-bersih agar jika ada barang-barang bertumpuk untuk segera dibersihkan, kalau nanti butuh tim pengangkut, bisa disampaikan kepada kami," katanya.

Sebab, Pradi mengatakan ular menyukai tempat-tempat sejuk dan lembab.

Pradi menjelaskan saat musim kemarau biasanya ular masih bersembunyi namun begitu berganti musim, langsung keluar dan menetas sehingga masuk ke pemukiman warga.

VIDEO : Belasan Petugas Evakuasi Menara Pemancar RRI Yang Roboh Tanpa Alat Berat

"Ya memang wilayah endemi mereka ini kan di pematang sawah, sekarang ini kan sudah bergeser, sawah dan empang sudah enggak ada," ujarnya.

Dengan penyuluhan yang dilakukan beberapa komunitas pecinta reptil keoada warga-warga di Depok, Pradi pun mengucapkan rasa terina kasihnya.

"Teman-teman komunitas ini sangat luar biasa, mereka turun langsung di beberapa titik, saya lihat bahkan memberikan nenerapa tips penanganan seperti apa, nah itu kan bisa kita ambil manfaatnya," paparnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved