Breaking News:

Perayaan Natal 2019

Toko Pernak-pernik Natal di Pasar Baru Bekasi Ramai Diserbu Pembeli, Ini yang Dicari Pembeli

Toko pernak pernik natal di Pasar Baru Bekasi, Jalan Insinyur Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ramai pembeli, pada Senin (23/12/2019)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Toko pernak pernik natal di Pasar Baru Bekasi, Jalan Insinyur Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ramai pembeli, pada Senin (23/12/2019) atau H-2 Hari Raya Natal 2019. 

"Kita ada intelijen, ada Binmas, ada Sabhara. Deteksi dini sudah kita galang agar tidak terjadi hal yang sama seperti tempo hari misalnya penolakan. Insya Allah tidak ada, situasi nanti akan aman," kata dia.

Bahkan, Herman menambahkan sejumlah kelompok masyarakat akan ikut andil dalam pengamanan Natal 2019.

Polisi mulai mempersiapkan keamanaan untuk perayaan Natal di Gereja Katedral, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/12/2018).
Polisi mulai mempersiapkan keamanaan untuk perayaan Natal di Gereja Katedral, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/12/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

"Informasi yang didapatkan justru mereka (kelompok masyarakat) bakal ikut jaga, ronda dan patroli pengamanan saat Natal 2019," paparnya.

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota menggelar apel pasukan Operasi Lilin Jaya 2019, pada Kamis (19/12/2019).

Apel itu dilakukan guna mempersiapkan pasukan dslam pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Kita siagakan 800 personil polres amankan selama perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020.

 TERUNGKAP Gadis Diterkam 2 Harimau yang Dibesarkannya Sejak Kecil, Tubuhnya Diseret & Dicakar-cakar

 AKHIRNYA Ahmad Dhani Bebas 28 Desember 2019, Ini 2 Rencana Besarnya Setelah Bebas dari Rutan

 Puluhan Kapal di Dermaga Kali Adem Disiapkan Antisipasi Peningkatan Wisatawan ke Kepulauan Seribu

"Kita juga dibantu nanti sama rekan Dishub, Satpol PP maupun unsur lainnya," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto kepada awak media, Kamis (19/12/2019).

Indarto menuturkan apel ini bertujuan untuk dapat mengantisipasi sejumlah kejahatan yang berpotensi terjadi di perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020.

"Sebagaimana kita ketahui situasi menjelang Natal dan tahun baru merupakan momen yang akan dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, termasuk potensi kerawanannya pun harus diwaspadai," ujarnya.

Ia menambahkan untuk gereja ada sekitar 837 yang bakal dilalukan pengamanan.

Pihaknya juga membuat pos bersama di Kota Bekasi, khususnya dijalur mudik maupun tempat keramaian.

Efektif para personil kepolisian mulai menyebar ke titik pengamanan per tanggal 23 Desember 2019.

"Seluruh gereja kita amankan, total ada 837 gereja. Kita ada 10 pos bersama dan 1 pos utama di depan Giant.

"Pos kita lebih banyak di Jalan Kalimalang antisipasi kepadatan kendaraan," ungkapnya.

Terkait aksi terorisme saat perayaan natal, Indaro menerangkan pihaknya telah dan terus melaksanakan pengenalan atau deteksi dini di tempat-tempat yang berpotensi ada kelompok-kelompok radikal.

"Kita sudah inventarisir, kawan-kawan Densus sudah pengawasan. Insya Allah Kota Bekasi aman dan kodusif," jelas Indarto

Dalam hal ini juga, Indarto meminta agar masyarakat melaporkan jika ada suatu aktivitas mencurigakan.

Sebab, terorisme bukan hanya tanggungjawab kepolisian tetapi juga masyarakat.

"Jika ada yang aneh-aneh mencurigakan laporkan. Agar kami selidiki, karena kebanyakan kasus masyarakat curiga tapi takut lapor, ternyata benar di rumahnya kejadian," paparnya. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved