Breaking News:

Putrinya Jadi Perempuan Pertama Jabat Ketua DPR, Megawati: Dominasi Pria Kuat Sekali

Megawati Sukarnoputri menyoroti dominasi kaum pria di posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Puan Maharani resmi menjabat Ketua DPR periode 2019-2024 yang ditetapkan dalam rapat paripurna perdana DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Rapat tersebut sekaligus menentukan Wakil Ketua DPR, yakni Azis Syamsuddin dari Golkar, Sufmi Dasco Ahmad dari Partai Gerindra, Rachmat Gobel dari Partai NasDem, dan Muhaimin Iskandar dari PKB. 

Dia menegaskan, negara memandang laki-laki dan perempuan mempunyai derajat yang sama.

 PKS dan Gerindra Minta Pimpinan Baru dan Dewan Pengawas KPK Tuntaskan Kasus BLBI dan Century

"Jadi jangan berpikir kaum perempuan di belakang laki-laki."

"Konstitusi mengatakan seperti itu," katanya.

Bahkan, pada zaman penjajahan, kata dia, sejumlah perempuan turut maju ke medan perang.

 Pejabat Daerah Diduga Cabuli Tiga Anak Kandung Sejak Cerai dari Istri, Polisi Malah Hentikan Kasus

Di antaranya, Cut Nyak Dien dan Laksamana Malahayati.

"Saya tidak terbayang Ibu Cut Nyak Dien ikut perang. Laksamana Malahayati, dia laksamana benar."

"Dia bukan embel-embel dia ikut perang. Bukan tidak bangga kita punya Laksamana Malahayati."

 Pegawainya Jadi ASN, KPK Dinilai Bakal Jadi Alat Gigit yang Dikomandoi Pemerintah

"Panglima TNI, why not perempuan?" tuturnya.

Sepanjang 74 tahun Indonesia merdeka, Indonesia sudah pernah memiliki Presiden perempuan dan Ketua DPR perempuan.

"Artinya ke bawah ya boleh dong. Betul atau tidak?" tambah mantan Presiden Kelima Republik Indonesia itu.

 Menteri Agama: Ucapkan Selamat Natal Itu Hak, Kalau Tidak Mau Juga Silakan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved