Putrinya Jadi Perempuan Pertama Jabat Ketua DPR, Megawati: Dominasi Pria Kuat Sekali

Megawati Sukarnoputri menyoroti dominasi kaum pria di posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Putrinya Jadi Perempuan Pertama Jabat Ketua DPR, Megawati: Dominasi Pria Kuat Sekali
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Puan Maharani resmi menjabat Ketua DPR periode 2019-2024 yang ditetapkan dalam rapat paripurna perdana DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Rapat tersebut sekaligus menentukan Wakil Ketua DPR, yakni Azis Syamsuddin dari Golkar, Sufmi Dasco Ahmad dari Partai Gerindra, Rachmat Gobel dari Partai NasDem, dan Muhaimin Iskandar dari PKB. 

KETUA Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Sukarnoputri menyoroti dominasi kaum pria di posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sebelum Puan Maharani, putri Megawati, menjabat sebagai Ketua DPR untuk periode 2019-2024, posisi ketua lembaga legislatif tersebut sudah 22 kali dijabat kaum pria.

Hal ini disampaikan Presiden Kelima Republik Indonesia itu di Seminar Nasional bertema 'Perempuan Hebat untuk Indonesia Maju' yang digelar BPIP di The Ritz-Carlton Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Angkat Budaya Lokasi Sambil Jaga Lingkungan, Film Detak Usung Gerakan Zero Waste

"Ibu-ibu tahu, berjalannya republik ini, ini ke-23 kali dan pertama seorang ibu ketua DPR."

"Yang 22 kali itu kaum pria, dominasi pria kuat sekali," kata dia.

Puan Maharani dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendapatkan sekitar 450 ribu suara di pemilihan legislatif (pileg) 2019.

Insting Said Didu Mengatakan Ada Perampokan di Kasus Asuransi Jiwasraya Gagal Bayar

Ini merupakan perolehan suara terbanyak seorang calon anggota legislatif.

Megawati menyoroti naik turun partisipasi perempuan di bidang politik.

Padahal, aturan 30 persen perempuan berpartisipasi di parlemen sudah dirumuskan sejak zaman Megawati masih menjabat sebagai Presiden.

Mantan Hakim MK Ini Bakal Dilantik Jokowi Jadi Anggota Dewan Pengawas KPK

"30 persen besar. Apakah perempuan bersedia di bidang politik? Pada kenyataan sampai hari ini capaian itu sulit."

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved