Breaking News:

Pasangan Milenial Ini Deklarasikan Diri Ikut Pilkada, Sebut Selama 15 Tahun Depok Banyak Persoalan

“Ada jurang pemisah antara Pemkot dengan warga. Pemkot tidak memahami aspirasi masyarakat akan kota yang lebih nyaman,”

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
warta kota
Yurgen dan Zaki saat mendeklarasikan diri maju dalam Pilkada Depok 2020 lewat jalur independen di kawasan Margonda, Beji, Depok, Senin (23/12/2019). 

Pesta demokrasi di Kota Depok dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 adalah semakin menarik saja.

Setelah beberapa bulan lalu adalah banyak wara wiri bakal calon dari partai-partai besar dengan nama yang sebelumnya sudah familiar.

Kini, warga Depok adalah dihadapkan dengan pasangan calon dari jalur independen yang mendeklarasikan diri sebagai pasangan yang siap tempur melawan nama-nama besar dari parpol kenamaan.

Mereka adalah Yurgen Sutarno (29) dan Reza Zaki (30) dalam deklarasinya yang dihadiri keluarga dan relawan dari keduanya, kedua anak muda ini yakin akan dapat membawa Depok menjadi kota yang lebih baik lagi.

“Hampir 15 tahun Kota Depok dikelola secara amatir dan tidak ilmiah,” kata Yurgen dalam deklarasinya di kawasan Margonda, Beji, Depok, Senin (23/12/2019).

Amatir yang dimaksud keduanya adalah masih banyaknya persoalan kota seperti pengangguran, kemacetan lalu lintas, banjir, minimnya ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah dan rumitnya pelayanan publik yang tidak tertangani dengan serius.

Menurut lulusan UI ini, Pemerintah Kota Depok gagal menerjemahkan keinginan publik untuk menciptakan kota yang manusiawi.

“Ada jurang pemisah antara Pemkot dengan warga. Pemkot tidak memahami aspirasi masyarakat akan kota yang lebih nyaman,” papar Yurgen yang juga mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.

Sesuai ketetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, para calon dari jalur independen atau perseorangan harus memiliki dukungan minimum 85.107 dan harus tersebar di 6 Kecamatan.

Dukungan ini berupa penyerahan foto kopi KTP sebagai bentuk dukungan para warga terhadap pasangan calon.

“Selama tiga minggu ini, kami sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 9.426 KTP, dan kami optimis bisa melampaui target,” tutur Yurgen.

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan, sejak 3 Desember pihaknya sudah mengumumkan penyerahan dukungan.

“Penyerahan syarat dukungan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota sudah dapat diserahkan kepada kami nanti pada 19 Februari 2020,” kata Nana.

Ini artinya, Yurgen dan Zaki memiliki waktu dua bulan untuk bisa mencapai titik syarat pertama untuk dapat bertarung di Pilkada 2020.

“Waktu dua bulan dalam dunia politik itu adalah waktu yang cukup panjang. Kami yakin kami mampu mencapai itu,” ujar Yurgen.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved