Breaking News:

Revisi UU KPK

Dewan Pengawas KPK: Salah Satu Tugas Kami Jangan Sampai Pimpinan Obral Penyadapan

Harjono meminta masyarakat menghilangkan keraguan kehadiran Dewan Pengawas akan memperlemah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

MANTAN hakim Mahkamah Konstitusi Harjono meminta masyarakat menghilangkan keraguan kehadiran Dewan Pengawas akan memperlemah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anggota Dewan Pengawas KPK Harjono mengatakan, Dewan Pengawas baru saja mengucapkan sumpah di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan nantinya bekerja sesuai undang-undang.

"Jadi kita tunggu saja, soalnya kami belum kerja. Apakah kami menyandera atau kami semua bekerja," ujar Harjono, Minggu (22/12/2019).

Hari Ini Pemenang Desain Ibu Kota Baru Diumumkan, Hadiah Juara Pertama Rp 2 Miliar

Terkait kegiatan penyadapan, kata Harjono, dalam Undang-undang KPK telah disampaikan agar pimpinan KPK lapor terlebih dahulu kepada dewan pengawas.

"Kalau akan melakukan penyadapan harus melapor ke kami."

"Kalau kemudian akan melakukan tindakan-tindakan lain, kami harus diberitahu," tutur Harjono.

KRONOLOGI Polisi Tembak Mati Anggota Sindikat Narkoba yang Dikendalikan Napi

Ia pun menyebut, dewan pengawas tidak akan sembarangan memberikan izin penyadapan ke pimpinan lembaga anti-rasuah, dalam menangani sebuah kasus korupsi.

"Tugas kami, salah satu di antaranya jangan sampai kemudian obral penyadapan," tegas Harjono.

"Jadi dilihat kasus per kasus, dan kami harus melihat setiap penyadapan itu."

BREAKING NEWS: Polisi Kembali Tangkap Artis Ibra Azhari untuk Keempat Kalinya karena Narkoba

"Kalau memang itu diperlukan, kenapa tidak?" Sambung Harjono.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved