Banjir Tangerang
Pemkot Tangerang Bahas Penangangan Banjir dengan Singapura
Pemkot Tangerang Bahas Penangangan Banjir dengan Singapura. Simak selengkapnya di dalam berita ini.
PEMERINTAH Kota Tangerang menerima undangan dari Kedutaan Besar Singapura untuk pembahasan langkah - langkah penanganan yang telah dilakukan dalam mengatasi banjir dan penanganan sampah.
Rombongan Pemkot Tangerang yang diwakili oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Rakyat (Ekbangkesra) Indri Astuti, Asisten Tata Pemerintahan Ivan Yudhianto serta sejumlah pejabat pemkot Tangerang diterima oleh Eugene Yeo selaku Regional Director of Enterprise Singapore dan Berlian Permatasari Soetektjo selaku Business Development Manager.
Asisten Ekbang Kesra Indri Astuti menjabarkan sejumlah langkah yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang dinilai tepat dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Tangerang.
• Meriahkan Natal, Pejaten Village di Jakarta Selatan Hadirkan Beragam Program Menarik
"Oleh karena itu, pihak Kedubes Singapura ingin mendengarkan langsung apa yang sudah Pemkot lakukan," ujar Indri usai pertemuan yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Singapura, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (20/12/2019).
Indri menambahkan dalam pertemuan tersebut juga dilakukan perkenalan Enterprise Singapore yang merupakan dewan resmi di bawah koordinasi Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura.
"Tugasnya memfasilitasi pertumbuhan perusahaan yang berbasis di Singapura. Dalam mempromosikan perdagangan melalui jalur Internasional. Selain itu juga penyediaan solusi air bersih, penanganan sampah dan banjir," ucapnya.
Selain itu, lanjut Indri, pertemuan ini merupakan langkah awal pembahasan lebih lanjut yang akan dilakukan antara Pemkot Tangerang dengan pihak Pemerintah Singapura.
"Rencananya akan diundang kembali untuk pertemuan di awal tahun 2020," kata Indri.
• Sebanyak 21 Mobil Mewah yang Dipajang di Bursa Otomotif Sunter Diketahui Ternyata Belum Bayar Pajak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemkot-tangerang-bahas-penangangan-banjir-dengan-singapura.jpg)