Persib Bandung

Bojan Malisik Kaget Hariono Dicoret dari Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung mengumumkan, kontrak Hariono di Persib Bandung tak Diperpanjang lagi.

Persib. co.id
Hariono, Gelandang Persib 

Bersih-bersih di skuad Persib Bandung berlanjut. Setelah gelandang asing Kevin van Kippersluis tak diperppanjang kontraknya, Maung Bandung kini memastikan mencoret gelandang lokal senior, Hariono.

Pencoretan Hariono cukup mengejutkan, sebab pemain ini adalah salah satu pemain yang setia membela Persib sejak 2008 lalu atau sudah 11 tahun.

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengatakan, klub berjuluk Maung Bandung tidak memperpanjang kontrak Hariono.

Pemain Persib Bandung, Hariono, meminta maaf kepada bobotoh karena gagal mempersembahkan kemenangan pada saat menjamu Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (18/2/2019).
Pemain Persib Bandung, Hariono, meminta maaf kepada bobotoh karena gagal mempersembahkan kemenangan pada saat menjamu Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (18/2/2019). (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

"Sejauh ini baru dua pemain yang dikonfirmasi pergi dari tim, Hariono dan Kevin," kata Robert .

Namun, kata Robert, pencoretan Hariono masih akan dirundingkan lagi dengan manajemen Persib.

"Kami akan berdiskusi, tetapi Hariono tidak akan perpanjang kontrak," ujarnya.

Pemain bernomor punggung 24 itu merupakan salah satu pemain yang pernah merasakan gelar juara liga bersama Maung Bandung pada 2014.

Hariono adalah seorang gelandang pekerja keras yang kerap menjadi perusak serangan lawan. ia mendapat julukan sebagai "Gattuso Indonesia", karena memiliki tipe permainan yang sama dengan gelandang Timnas Italia dan AC Millan, Genaro Gatusso.

Lantaran bertugas sebagai perusak serangan lawan, makanya sepanjang kariernya membela klub asal Bandung itu, gelandang bertahan asal Sidoarjo, Jawa Timur itu tercatat baru mencetak satu gol.

Hariono mencetak gol dari titik putih saat menghadapi Perseru Serui dalam ISC A 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 30 November 2016.

Dalam setiap laga, pemain kelahiran 2 Oktober 1985 itu kerap menjadi pilihan starting eleven bagi siapapun pelatih Persib.

Termasuk menjadi pilihan utama Pelatih Djadjang Nurjaman untuk bermain di final LSI 2014.

Halaman
1234
Penulis: Donaldus
Editor: Donaldus Atu Abu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved