Breaking News:

Berita Depok

Barang Bukti Hasil Operasi Senilai Ratusan Juta Dimusnahkan di Depok, Berikut Rinciannya

Barang bukti hasil operasi di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, dimusnahkan Jumat (20/12/2019).

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny (paling kanan) bersama Kapolres Kota Depok, AKBP Azis Andriansyah dan jajaran Pengadilan Negeri Depok, serta Kejaksaan Negeri Depok bersama-sama memusnahkan 56 kilogram ganja kering dengan cara di bakar di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Jumat (20/12/2019). 

Pihak Satpol PP Kota Depok bersama Sat Narkoba Polresta Depok hancurkan barang bukti hasil operasi di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jumat (20/12/2019).

Diketahui, pemusnahan barang bukti hasil operasi yang juga bersama Pengadilan Negeri Depok hingga Kejaksaan Negeri Depok dengan alat berat, yakni 6.694 botol minuman keras (miras).

Sementara, untuk barang bukti hasil operasi 56 Kilogram kebih ganja kering dimusnahkan dengan cara dibakar.

Menurut Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, apabila dikonversikan ke nilai rupiah, barang bukti miras Rp 334.700.000 dan 56 Kilogram ganja kering Rp 336.000.000.

Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan, Mulai dari 45 Kilogram Ganja, 8 Kg Sabu Hingga 5.195 Botol Miras

Polda Metro Jaya Musnahkan 42.055 Botol Miras, Sabu 62,61 Kg dan Ganja 218, 49 kg

Kejari Jakarta Utara Musnahkan Sebanyak 2.075,468 Gram Sabu

Dia menjelaskan, operasi penertiban ini mengacu pada Perda Nomo 16, Tahun 2012 terkait minuman beralkohol.

Selain itu Perda Nomor 8, Tahun 2003 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Keras yang tak berizin.

"Operasi ini kami lakukan secara continue (berkelanjutan) sepanjang tahun 2019"

"Namun untuk pemusnahan, ini dilakukan untuk kedua kalinya yakni pertama pada Mei 2019 sebanyak 5.081 botol miras," katanya.

Peredaran miras ini dikatakan Lienda dilakukan oleh beberapa penjual yang tidak berijin yang saat ini peraturannya diakui Lienda tengah dilakhkan evaluasi.

"Jumlah (pedagang tak berijin) sedang kita recap (data) ya dari hasil monitoring kita terhadap operasi-operasi yang kita lakukan," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved