Lingkungan Hidup

Manusia Purba Homo Erectus Terakhir Ditemukan Hidup 110000 Tahun yang Lalu Sesuai Pengukuran Karbon

Peristiwa itu diyakini mengakibatkan kematian massal pada 110.000 tahun yang lalu atau hampir 300.000 tahun kemudian dari perkiraan sebelumnya.

Daily Mail
Penampakan homo erectus yang diyakini sebagai manusia purba dan prasejarah yang diyakini kalangan penganut teori Charles Darwin. 

Bangsa Cina terus mencari jejak peninggalan manusia prasejarah di kawasan dataran Cina, tapi belum kunjung menemukannya.

Sementara itu, kawasan lain, khususnya Indonesia banyak ditemukan bukti tentang peradaban manusia prasejarah.

Sejumlah ilmuwan menemukan manusia prasejarah yang disebut homo erectus jejaknya ditemukan dan usianya diperkirakan hidup di 110.000 tahun yang lalu.

Penemuan itu dipublikasikan Daily Mail, dikutip Warta Kota, Kamis (19/12/2019).

Homo erectus terakhir diyakini musnah oleh terjadi perubahan iklim ekstrim di masa itu.

Ini Penjelasan Lengkap Quraish Shihab dan UAS Soal Lebih Dulu Nabi Adam atau Manusia Purba

Peristiwa itu diyakini mengakibatkan peristiwa kematian massal pada 110.000 tahun yang lalu atau hampir 300.000 tahun kemudian dari yang diperkirakan sebelumnya.

Homo erectus adalah spesies pertama yang dapat berjalan sepenuhnya dengan dua kaki.

Tempat perlindungan terakhir mereka adalah di dekat desa Ngangdong yang berlokasi di dekat Semarang di Jawa Tengah, Indonesia.

Para peneliti mampu memperkirakan keturunan akhir spesies menjadi 108.000 tahun yang lalu.

Tim menemukan bahwa mereka akhirnya musnah oleh bencana ekologis.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved