Breaking News:

Angkutan Natal dan Tahun Baru

PT KAI Menemukan Sejumlah 237 Titik Rawan Paling Banyak Berada di Jalur Bogor Hingga Sukabumi

Dari pengecekan itu ditemukan sebanyak 273 titik rawan, baik itu longsor, ambles, hingga banjir.

Warta Kota
Ilustrasi. Penumpang sedang antre membeli tiket Kereta Api langsung di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyatakan tiket kereta api untuk masa Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sudah terjual sekitar 30-40 persen sejak H-30. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Kepala Daop I Jakarta, Dadan Rudiansyah mengatakan, selama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) pihaknya telah melakukan pengecekan di beberapa daerah rawan.

Dari pengecekan itu ditemukan sebanyak 273 titik rawan, baik itu longsor, ambles, hingga banjir.

Dari ratusan titik itu, paling banyak ditemukan di wilayah Bogor hingga Sukabumi.

"Khusus daerah rawan itu 237 titik."

"Termasuk, titik rawan perlintasan sebidang ada 77, kemudian titik rawan longsor, kemudian amblas, banjir," kata Dadan di Menteng Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

Nyawa Sosok Bayi yang Dilahirkan Tidak Tertolong karena Ibu Mendorong Terlalu Kuat Saat Melahirkan

Dadan menyebut jika dua wilayah Bogor-Sukabumi memang memiliki kontur tanah atau geografis wilayah yang berbeda dengan wilayah lain, ditambah jika dua wilayah itu juga memiliki curah hujan yang cukup tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

"Jadi, kedua wilayah ini, lebih ke ambles dan longsor, karena memang berdasarkan historis dan geografis lintas tersebut berbeda, apalagi curah hujan lebih tinggi dari wilayah lain," katanya.

Adu Anjing dengan Taruhan yang Kalah Dijadikan Barbeque dan Menu Santapan Penggemar Adu Hewan Sadis

Kendati demikian pihaknya sudah melakukan antisipasi di titik-titik rawan itu, dengan menempatkan sebanyak 179 petugas tambahan. Bahkan PT KAI menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS).

"Kita sudah antisipasi dengan penempatan posko dan penjaga ekstra. Ada alat kerjanya juga disana seperti cangkul, pasir, karung material sudah kita tempatkan di titik tertentu yang rawan tadi," ucapnya.

Alasan Zul Zivilia Tidak Terima Dijatuhi Vonis 18 Tahun Membandingkan Dirinya dengan Steve Emmanuel

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyambangi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di kantornya dengan berjalan kaki, Selasa (29/10/2019) siang.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved